Showing posts with label burung unik. Show all posts
Showing posts with label burung unik. Show all posts

Wednesday, April 17, 2013

Cara Beternak Burung Pleci atau burung kacamata

Cara Beternak Burung Pleci atau burung kacamata ||
burung pleci
Mari beternak atau menangkarkan burung pleci, karena pleci hidupnya berkoloni jadi dalam berkembang biakpun dia tetap akan bersama koloninya. Buatlah kandang 1mx1mx1m di dalam ruangan atau diluar ruangan yang kadang terkena matahari, jangan lupa berikan tanaman atau pot yang ada tanamannya di pojok atas kandang penangkaran.

Intinya anda  harus mempunyai beberapa pasang burung pleci dan tempatkan pula beberapa sarang untukbertelur burung tersebut, sesuaikan dengan jumlah pasang burung pleci anda, tempatkan di bawah pepohonan tersebut.

Berikanlah cepuk pakan meliputi air, minim dan mandi, pakan vitamin, voer, nektar, buah, serangga. jangan lupa untuk voer pilih yang lembut. Dapat juga ditambahkan birdvit dan bird mineral ke dalam voer. Untuk membuat sarang berikan saja wadah sarang danberikan sabut kelapa yang agak diacak-acak tebarkan saja di lantai biar diambil sendiri sebagian.

Pada habitat alam liar, burung pleci berkembangbiak antara februari sampai november dan bertelur 3-4 butir. dan akan mengerami selama 12 -14 hari, setelah menetas mereka akan memberikan makanan ke anaknya. jadi siapkan serangga ulat kecil, jangkrik kecil dan lain-lain. Setelah 12 - 14 hari anakan burung pleci sudah keluar sarang.

Thursday, April 11, 2013

pembahasan , mengenal dan menelaah burung buroq



Pembahasan , mengenal dan menelaah  burung buroq || Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah "buraq" yang diartikan sebagai "Binatang kendaraan Nabi Muhammad Saw", dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan. Dalam pemakaian umum "buraq" itu berarti burung cendrawasih yang oleh kamus diartikan dengan burung dari sorga (bird of paradise). Sebenarnya "buraq" itu adalah istilah yang dipakai dalam AlQur'an dengan arti "kilat" termuat pada ayat 2/19, 2/20 dan 13/2 dengan istilah aslinya "Barqu".

burung buraq
buraq

Para sarjana telah melakukan penyelidikan dan berkesimpulan bahwa kilat atau sinar bergerak sejauh 186.000 mil atau 300 Kilometer perdetik. Dengan penyelidikan yang memakai sistem paralax, diketahui pula jarak matahari dari bumi sekitar 93.000.000 mil dan dilintasi oleh sinar dalam waktu 8 menit. Jarak sedemikian besar disebut 1 AU atau satu Astronomical Unit, dipakai sebagai ukuran terkecil dalam menentukan jarak antar benda angkasa. Dan kita sudah membahas bahwa Muntaha itu letaknya diluar sistem galaksi bimasakti kita, dimana jarak dari satu galaksi menuju kegalaksi lainnya saja sekitar 170.000 tahun cahaya. Sedangkan Muntaha itu sendiri merupakan bumi atau planet yang berada dalam galaksi terjauh dari semua galaksi yang ada diruang angkasa.



Amatlah janggal jika kita mengatakan bahwa buraq tersebut dipahami sebagai binatang atau kuda bersayap yang dapat terbang keangkasa bebas. Orang tentu dapat mengetahui bahwa sayap hanya dapat berfungsi dalam lingkungan atmosfir planet dimana udara ditunda kebelakang untuk gerak maju kemuka atau ditekan kebawah untuk melambung keatas. Udara begitu hanya berada dalam troposfir yang tingginya 6 hingga 16 Km dari permukaan bumi, padahal buraq itu harus menempuh perjalanan menembusi luar angkasa yang hampa udara dimana sayap tak berguna malah menjadi beban. Dengan kecepatan kilat maka binatang kendaraan itu, begitu juga Nabi yang menaiki, akan terbakar dalam daerah atmosfir bumi, sebaliknya ketiadaan udara untuk bernafas dalam menempuh jarak yang sangat jauh sementara itu harus mengelakkan diri dari meteorities yang berlayangan diangkasa bebas. Semua itu membuktikan bahwa Nabi Muhammad Saw bukanlah melakukan perjalanan mi'rajnya dengan menggunakan binatang ataupun hewan bersayap sebagaimana yang diyakini oleh orang selama ini.

Penggantian istilah dari Barqu yang berarti kilat menjadi buraq jelas mengandung pengertian yang berbeda, dimana jika Barqu itu adalah kilat, maka buraq saya asumsikan sebagai sesuatu kendaraan yang mempunyai sifat dan kecepatannya diatas kilat atau sesuatu yang kecepatannya melebihi gerakan sinar.

Menurut akal pikiran kita sehari-hari yang tetap tinggal dibumi, jarak yang demikian jauhnya tidak mungkin dapat dicapai hanya dalam beberapa saat saja. Untuk menerobos garis tengah jagat raya saja memerlukan waktu 10 milyard tahun cahaya melalui galaksi-galaksi yang oleh Garnow disebut sebagai fosil-fosil jagad raya dan selanjutnya menuju alam yang sulit digambarkan jauhnya oleh akal pikiran dan panca indera manusia dengan segala macam peralatannya, karena belum atau bahkan tidak diketahui oleh para Astronomi, galaksi yang lebih jauh dari 20 bilyun tahun cahaya. Dengan kata lain mereka para Astronom tidak dapat melihat apa yang ada dibalik galaksi sejauh itu karena keadaannya benar-benar gelap mutlak. Untuk mencapai jarak yang demikian jauhnya tentu diperlukan penambahan kecepatan yang berlipat kali kecepatan cahaya. Sayangnya kecepatan cahaya merupakan kecepatan yang tertinggi yang diketahui oleh manusia sampai hari ini atau bisa jadi karena parameter kecepatan cahaya belum terjangkau oleh manusia.

Dalam AlQur'an kita jumpai betapa hitungan waktu yang diperlukan oleh para malaikat dan ruh-ruh orang yang meninggal kembali kepada Tuhan: Naik malaikat-malaikat dan ruh-ruh kepadaNya dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS. 70:4)

Ukuran waktu dalam ayat diatas ada para ahli yang menyebut bahwa angka 50 ribu tahun itu menunjukkan betapa lamanya waktu yang diperlukan penerbangan malaikat dan Ar-Ruh untuk sampai kepada Tuhan. Namun bagaimanapun juga ayat itu menunjukkan adanya perbedaan waktu yang cukup besar antara waktu kita yang tetap dibumi dengan waktu malaikat yang bergerak cepat sesuai dengan pendapat para ahli fisika yang menyebutkan "Time for a person on earth and time for a person in hight speed rocket are not the same", waktu bagi seseorang yang berada dibumi berbeda dengan waktu bagi orang yang ada dalam pesawat yang berkecepatan tinggi. Perbedaan waktu yang disebut dalam ayat diatas dinyatakan dengan angka satu hari malaikat berbanding 50.000 tahun waktu bumi, perbedaan ini tidak ubahnya dengan perbedaan waktu bumi dan waktu elektron, dimana satu detik bumi sama dengan 1.000 juta tahun elektron atau 1 tahun Bima Sakti = 225 juta tahun waktu sistem solar.

Jadi bila malaikat berangkat jam 18:00 dan kembali pada jam 06.00 pagi waktu malaikat, maka menurut perhitungan waktu dibumi sehari malaikat = 50.000 tahun waktu bumi. Dan untuk jarak radius alam semesta hingga sampai ke Muntaha dan melewati angkasa raya yang disebut sebagai 'Arsy Ilahi, 10 Milyard tahun cahaya diperlukan waktu kurang lebih 548 tahun waktu malaikat. Namun malaikat Jibril kenyataannya dalam peristiwa Mi'raj Nabi Muhammad Saw itu hanya menghabiskan waktu 1/2 hari waktu bumi /maksimum 12 Jam/ atau = 1/100.000 tahun Jibril.

Kejadian ini nampaknya begitu aneh dan bahkan tidak mungkin menurut pengetahuan peradaban manusia saat ini, tetapi para ilmuwan mempunyai pandangan lain, suatu contoh apa yang dikemukakan oleh Garnow dalam bukunya Physies Foundations and Frontier antara lain disebutkan bahwa jika pesawat ruang angkasa dapat terbang dengan kecepatan tetap /cahaya/ menuju kepusat sistem galaksi Bima Sakti, ia akan kembali setelah menghabiskan waktu 40.000 tahun menurut kalender bumi. Tetapi menurut sipengendara pesawat /pilot/ penerbangan itu hanya menghabiskan waktu 30 tahun saja. Perbedaan tampak begitu besar lebih dari 1.000 kalinya.

Contoh lain yang cukup populer, yaitu paradoks anak kembar, ialah seorang pilot kapal ruang angkasa yang mempunyai saudara kembar dibumi, dia berangkat umpamanya pada usia 0 tahun menuju sebuah bintang yang jaraknya dari bumi sejauh 25 tahun cahaya. Setelah 50 tahun kemudian sipilot tadi kembali kebumi ternyata bahwa saudaranya yang tetap dibumi berusia 49 tahun lebih tua, sedangkan sipilot baru berusia 1 tahun saja. Atau penerbangan yang seharusnya menurut ukuran bumi selama 50 tahun cahaya pulang pergi dirasakan oleh pilot hanya dalam waktu selama 1 tahun saja. Dari contoh-contoh diatas menunjukkan bahwa jarak atau waktu menjadi semakin mengkerut atau menyusut bila dilalui oleh kecepatan tinggi diatas yang menyamai kecepatan cahaya.

Kembali pada peristiwa Mi'raj Rasulullah bahwa jarak yang ditempuh oleh Malaikat Jibril bersama Nabi Muhammad dengan Buraq menurut ukuran dibumi sejauh radius jagad raya ditambah jarak Sidratul Muntaha pulang pergi ditempuh dalam waktu maksimal 1/2 hari waktu bumi (semalam) atau 1/100.000 waktu Jibril atau sama dengan 10-5 tahun cahaya, yaitu kira-kira sama dengan 9,46 X 10 -23 cm/detik dirasakan oleh Jibril bersama Nabi Muhammad (bandingkan dengan radius sebuah elektron dengan 3 X 19-11 cm) atau kira-kira lebih pendek dari panjang gelombang sinar gamma.

Nah, Barkah yang disebut dalam Qur'an yang melingkupi diri Nabi Muhammad Saw adalah berupa penjagaan total yang melindungi beliau dari berbagai bahaya yang dapat timbul baik selama perjalanan dari bumi atau juga selama dalam perjalanan diruang angkasa, termasuk pencukupan udara bagi pernafasan Rasulullah Saw selama itu dan lain sebagainya. Jadi, sekarang kita bisa mendeskripsikan tentang kendaraan bernama Buraq ini sedemikian rupa, apakah dia berupa sebuah pesawat ruang angkasa yang memiliki kecepatan diatas kecepatan sinar dan kecepatan UFO ? Ataukah dia berupa kekuatan yang diberikan Allah kepada diri Rasulullah Saw sehingga Rasul dapat terbang diruang angkasa dengan selamat dan sejahtera, bebas melayang seperti seorang Superman?

Sebagai suatu wahana yang sanggup membungkus dan melindungi jasad Rasulullah sedemikian rupa sehingga sanggup melawan/mengatasi hukum alam dalam hal perjalanan dimensi. Sekaligus didalamnya tersedia cukup udara untuk pernafasan Nabi Muhammad Saw dan penuh dengan monitor-monitor yang memungkinkan Nabi untuk melihat keluar ataupun juga monitor-monitor yang bersifat "Futuristik", yaitu monitor yang memberikan gambaran kepada Rasulullah mengenai keadaan umatnya sepeninggal beliau nantinya.

Bukankah ada banyak juga hadist shahih yang mengatakan bahwa selama perjalanan menuju ke Muntaha itu Nabi Muhammad Saw telah diperlihatkan pemandangan-pemandangan yang luar biasa? Apakah aneh bagi Anda jika Nabi Muhammad Saw telah diperlihatkan oleh Allah (melalui monitor-monitor futuristik tersebut) terhadap apa-apa yang akan terjadi dikemudian hari? Apakah Anda akan mengingkari bahwa jauh setelah sepeninggal Rasul ada banyak sekali manusia-manusia yang mampu meramalkan ataupun melihat masa depan seseorang ?

Dalam dunia komputer kita mengenal virtual reality (VR) yaitu penampakan alam nyata ke dalam dimensi multimedia digital yang sangat interaktif sehingga bagaikan keadaan sesungguhnya. Apakah tidak mungkin Rasulullah telah merasakan fasilitas VR dari Allah Swt untuk mempresentasikan kepada kekasihNya itu surga dan neraka yang dijanjikanNya? Anda pasti pernah mendengar sebutan "Paranormal" bukan? Jika anda mempercayai semua itu, maka apalah susahnya bagi anda untuk mempercayai bahwa hal itupun terjadi pada diri Rasulullah Saw, hanya saja bedanya bahwa semua itu merupakan gambaran asli dari Allah Swt yang sudah pasti kebenarannya tanpa bercampur dengan hal-hal yang batil. Hal ini juga bisa kita buktikan dengan banyaknya ramalan-ramalan Nabi terhadap keadaan umat Islam setelah beliau tiada dan menjadi kenyataan tanpa sedikitpun meleset? Darimana Rasulullah dapat melakukannya jika tidak diperlihatkan oleh Allah sebelumnya ?

Allah memberikan kebijaksanaan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal. (QS. 2:269)

Hikmah dalam ayat 2:269 dan ayat-ayat lainnya, saya artikan sebagai kebijaksanaan yang diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya, kebijaksanaan ini berarti sangat luas, baik dalam bidang ilmu pengetahuan dunia atau akhirat, sebagai perwujudan dari Rahman dan RahimNya.

Didalam Hadist disebutkan bahwa Nabi Muhammad Saw berangkat ke Muntaha dengan ditemani oleh malaikat Jibril yang didalam AlQur'an surah 53:6 dikatakan memiliki akal yang cerdas. Dan dalam perjalanan itu Nabi diberikan kendaraan bernama Buraq yang kecepatannya melebihi kecepatan sinar. Selanjutnya selama perjalanan Nabi banyak bertanya kepada malaikat Jibril tentang apa-apa yang diperlihatkan oleh Allah kepadanya, ini menunjukkan bahwa Nabi dan Jibril berada dalam jarak yang berdekatan. Tidak mungkinkah Jibril ini yang mengemudikan Buraq untuk menuju ke Muntaha? Dalam kata lain, Jibril sebagai pilot dan Muhammad sebagai penumpang?

Bukankah Muhammad sendiri baru pertama kali itu mengadakan perjalanan ruang angkasa, sementara Jibril telah ratusan atau bahkan jutaan kali melakukannya didalam mengemban wahyu yang diamanatkan oleh Allah? Jika dikatakan Nabi sebagai pilot, dari mana Nabi mengetahui arah tujuannya berikut tata cara pengemudian Buraq ini, apalagi ditambah dengan banyaknya visi-visi alias Virtual Reality yang diberikan oleh Allah kepada beliau selama perjalanan dan mengharuskannya mengajukan beragam pertanyaan kepada Jibril? Namun jika kita kembalikan pada pendapat saya semula bahwa Jibril dalam hal ini berlaku sebagai pilot dan Nabi sebagai penumpang, maka semua pertanyaan dan keraguan yang timbul akan hilang.

Dalam hal ini Jibril adalah pilot terbang berpengalaman, ia juga sangat cerdas, sementara atas diri Nabi sendiri sudah diberikan oleh Allah Barqah disekeliling beliau, sehingga setiap perubahan yang terjadi dalam perjalanan, seperti goyangnya pesawat, tekanan gravitasi yang hilang, udara dan lain sebagainya tidak akan berpengaruh apa-apa pada diri Nabi yang mulia ini. Dan keadaan yang tanpa pengaruh apa-apa itu memungkinkan bagi Nabi untuk mengadakan pertanyaan-pertanyaan atas visi-visi yang dilihatnya itu sekaligus dapat melihatnya secara jelas/Virtual Reality .

Kembali pada Jibril yang senantiasa meminta izin didalam memasuki setiap lapisan langit kepada malaikat penjaga, itu dikarenakan bahwa mereka tidak mengenali Jibril yang berada didalam Buraq itu, sehingga begitu Jibril menjawab, mereka baru bisa mengenali suaranya dan melakukan pendeteksian secara visi keadaan dalam Buraq sehingga nyatalah bahwa yang datang itu benar-benar Jibril.

Didalam Hadist juga disebutkan bahwa malaikat penjaga langit itu juga menanyakan tentang identitas sosok manusia yang dibawa oleh malaikat Jibril, yang tidak lain dari Rasulullah Muhammad Saw. Dan dijelaskan oleh Jibril bahwa Rasulullah Saw diutus oleh Allah dan telah pula diperintahkan untuk naik ke Muntaha. (Hadist mengenai ini diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim dan dinyatakan oleh jumhur ulama dari ahlussunnah sebagai Hadist yang shahih).

Hal ini memang berkesan lucu bagi sebagian orang, apalagi mengingat bahwa Nabi adalah manusia yang paling mulia yang mendapatkan kedudukan terhormat yang bisa dibuktikan dengan bersandingnya nama Allah dan nama beliau dalam dua buah khalimah syahadat yang tidak boleh dicampuri, ditambah atau dikurangi dengan berbagai nama lain karena tiada hak bagi makhluk lainnya mencampuri masalah ini. Namun justru disinilah letak kebesaran Tuhan. Semuanya sengaja dipertunjukkan secara ilmiah kepada Nabi agar beliau dapat membuktikan sendiri betapa ketatnya penjagaan langit itu sebenarnya.

Dalam hal ini bisa diasumsikan bahwa yang disebut dengan lapisan langit pada Muntaha itu adalah berupa planet-planet yang terdekat dengan "bumi-muntaha", hal ini saya hubungkan dengan pernyataan Qur'an pada surah 72:9 bahwa Jin atau Iblis itu dapat menduduki beberapa tempat. Mampu menduduki tempat disana artinya mampu berdiam ditempat tersebut, dan karena tempat itu ganda (beberapa tempat), maka jelas tempat itu bukan Muntaha itu sendiri, namun tempat yang terdekat dari Muntaha. Sesuai dengan kajian saya sebelumnya, bahwa Muntaha itu berupa bumi yang disekitarnya juga terdapat planet-planet, maka planet-planet itulah tempat atau posisi para syaithan itu berdiam dahulunya untuk mencuri dengar berita-berita langit.

Muntaha sendiri berarti "Dihentikan" atau bisa juga kita tafsirkan sebagai tempat terakhir dari semua urusan berlabuh. Tempat yang menjadi perbatasan segala pencapaian kepada Tuhan. Sidrah berarti "Teratai" yaitu bunga yang berdaun lebar, hidup dipermukaan air kolam atau telaga. Uratnya panjang mencapai tanah dasar air tersebut. Bilamana pasang naik, teratai akan ikut naik, dan bila pasang surut diapun akan turun, sementara uratnya tetap terhujam pada tanah dasar tempatnya bertumbuh.

Teratai yang berdaun lebar menyerupai keadaan planet yang memiliki permukaan luas, sungguh harmonis untuk tempat kehidupan makhluk hidup. Teratai berurat panjang mencapai tanah dasar dimana dia tumbuh tidak mungkin bergerak jauh, menyerupai keadaan planet yang selalu berhubungan dengan matahari darimana dia tidak mungkin bergerak jauh dalam orbit zigzagnya dari garis ekliptik. Dan air dimana teratai berada menyerupai angkasa luas dimana semua planet yang ada mengorbit mengelilingi matahari. Turun naik teratai dipermukaan air berarti orbit planet mengelilingi matahari berbentuk oval, bujur telur, dimana ada titik Perihelion yaitu titik terdekat pada matahari yang dikitarinya, begitupula ada titik Aphelion, titik terjauh dari matahari. Sewaktu planet berada di Aphelionnya dia bergerak lambat. Keadaan gerak demikian membantu kestabilan orbit setiap planet yang mulanya hanya didasarkan atas kegiatan magnet yang dimilikinya saja.

Allah sendiri tidak berposisi di Muntaha, meskipun Muntaha itu merupakan planet terjauh dan terpinggir dalam bentangan alam semesta sekaligus sebagai dimensi tertinggi, dimana mayoritas malaikat berada disana sembari memuji dan bertasbih kepada Allah, ia hanyalah sebagai suatu tempat ciptaan Allah yang pada hari kiamat kelak akan dileburkan pula dan semua isinya, termasuk para malaikat itu akan mati kecuali siapa yang dikehendakiNya saja (QS. 27:87), hanya Allah sajalah satu-satunya dimensi Tertinggi yang kekal dan abadi (QS. 2:255).

Sumber: http://menyengkiller.blogspot.com/2012/03/misteri-kendraan-buraq-yang-menakjubkan.html

Wednesday, April 10, 2013

Beberapa Negara yang mengunakan burung sebagai lambang negaranya



Beberapa Negara yang mengunakan burung sebagai lambang negaranya || yuk kita cari tahu negara negara mana saja yang menjadikan burung menjadi simbol atau lambang kenegaraan nya..
  • Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda), perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950.




  • Lambang negara Jerman, menggambarkan elang hitam dengan paruh dan cakar berwarna merah, di atas latar berbentuk perisai berwarna kuning emas. Warna-warna yang digunakan dalam lambang ini sama dengan warna Bendera Jerman (hitam, merah, dan kuning emas). Bersama dengan Lambang Austria yang memiliki sejarah yang sama, lambang ini merupakan salah satu lambang negara tertua di Eropa yang telah ada sejak abad pertengahan.

  • Lambang negara Amerika Serikat atau Segel Agung Amerika Serikat adalah lambang yang digunakan sebagai segel resmi berbagai dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Federal Amerika Serikat. Lambang ini pertama kali digunakan secara umum pada tahun 1782.


  • Lambang Federasi Rusia, berasal dari lambang Kekaisaran Rusia, kembali digunakan di Rusia pada tahun 1993. Meskipun lambang ini sering dimodifikasi sejak pemerintahan Ivan III (1462–1505), lambang kini berasal dari abad pertengahan. Tata warna kini berpatokan pada standar abad ke-15. Lambang burung elang dapat ditelusuri kembali ke pemerintahan Peter Agung dari Rusia (1682–1725), meskipun kini lambang elang berwarna emas sedangkan zaman kekaisaran berwarna hitam.




  • Lambang negara Thailand menampilkan Garuda, burung mitologi dalam kepercayaan Hindu dan Buddha. Di Thailand figur ini digunakan sebagai lambang keluarga kerajaan dan otoritas. Lambang ini disebut Krut Pha, yang berarti "garuḍa sebagai wahana dewa Wishnu." Lambang ini menjadi lambang negara Thailand sekaligus lambang Raja Thailand. Garuda juga merupakan Lambang Negara Indonesia serta lambang kota Ulan Bator (ibu kota Mongolia).




  • Lambang Polandia berwujud elang putih dalam sebuah perisai berlatar warna merah. Elang ini bermahkota dan memiliki cakar serta paruh berwarna emas. Di Polandia, lambang negara biasanya disebut Elang Putih (OrzeÅ‚ BiaÅ‚y), dan ditulis menggunakan huruf besar.



  • Lambang negara Papua Nugini, menampilkan gambar Burung Cendrawasih bertengger di atas tombak tradisional dan sebuah gendang kundu .



  • Lambang negara Irak adalah seekor elang emas menghadap ke kanan (dari sudut pandang sang elang). Elang ini disebut sebagai elang Salahuddin yang dikaitkan dengan semangat pan-Arabisme (persatuan Arab) pada awal abad ke-20. Elang ini menyandang perisai berwarna Bendera Irak, dan cakarnya menggenggam gulungan dengan tulisan Arab (al-Jumhuriya al-`Iraqiya yang berarti "Republik Irak").




  • Lambang negara Meksiko adalah simbol penting bagi politik dan budaya Meksiko sejak berabad-abad lamanya. Lambang ini menggambarkan Elang emas hinggap di atas kaktus tengah memakan ular. Bagi rakyat Tenochtitlan lambang ini memiliki makna keagamaan yang dalam, tetapi bagi warga Eropa lambang ini bermakna kemenangan kebenaran atas kejahatan. Lambang ini juga digunakan sebagai lencana Negara-negara bagian Meksiko bersatu, versi yang telah dimodifikasi menjadi lambang pemerintah federal.



  • Lambang negara Mesir  adalah elang emas dengan kepala menghadap kanan (sudut pandang elang). Lambang ini disebut "Elang Salahuddin" dengan cakar tengah menggenggam pita bertuliskan nama resmi negara Mesir  (JumhÅ«riyyat Miá¹£r al-Ê¿Arabiyyah, "Republik Arab Mesir"). Elang ini mengenakan perisai di dadanya berwarna merah, putih, dan hitam, warna Bendera Mesir, tetapi dalam susunan vertikal, sedangkan dalam bendera Mesir warna disusun secara horizontal. Jika lembang elang ini muncul di atas bendera Mesir, maka warnanya adalah seluruhnya emas dan putih. Ketika Mesir bersatu dengan Suriah dalam Republik Arab Bersatu (1958-1961), dan sepuluk tahun sesudahnya, Mesir mempertahankan nama resmi dan dua bintang hijau bendera persatuan Arab muncul di bagian putih perisai. Pada kurun 1972-1984 elang Salahuddin digantikan dengan Elang Emas Quraish, sebagai simbol Federasi Republik Arab.
  • Lambang negara Afrika Selatan diperkenalkan pertama kali pada hari kemerdekaan Afrika Selatan 27 April 2000. Lambang ini menggantikan lambang lama yang digunakan sejak tahun 1910.[1] Semboyan ǃke e: Ç€xarra ǁke tertulis dalam bahasa Khoisan suku Ç€Xam yang berarti "orang yang beraneka ragam bersatu". logo lama berbahasa Latin, adalah Ex unitate vires, yang berarti hampir sama yaitu "persatuan adalah kekuatan".
  • Lambang negara Albania adalah lambang resmi dari Albania. Lambang ini diadaptasi dari bendera Albania, dan didasarkan dari cap Skanderbeg.

  • Lambang negara Uzbekistan , Hukum "Pada lambang negara Uzbekistan" disahkan pada 2 Juli 1992 sesi ke-8 Soviet Tertinggi Uzbekistan.Di pusat adalah burung dengan sayap Humo penyebaran - simbol dari kebahagiaan dan kebebasan. Nenek moyang kita yang besar disebut Navoi Alisher Humo makhluk hidup yang terbesar.

Sunday, April 7, 2013

jenis jenis burung tercepat didunia

jenis jenis burung tercepat didunia || tahu kah kamu???banyak sekali jenis jenis burung di dunia ini...tapi kebanyakan kita tidak tahu bahwa banyak sekali jenis jenis burung yang memiliki kecepatan tinggi...nah mari kita bahas beberapa jenis burung yang memiliki kecepatan tinggi..

1.Peregrine Falcon
Peregrine Falcon || kecepatan maksimum 389 km/jam Ini dia,burung yang sedang santer di bicarakan oleh para peneliti.Burung ini bernama Peregrine Falcon [sejenis alap-alap] yang nama latinnya : Falco peregrinus. Hidup di bagian utara Amerika, digolongkan dalam ‘birds of prey‘ [burung-burung pemangsa]
Dalam keadaan normal ketika berburu, burung ini bisa mencapai kecepatan 320 km/jam. Menjadikannya salah satu hewan tercepat didunia. Ukuran Betinanya, biasanya 30% lebih besar dari burung jantan. Paragrine Falcon memiliki panjang tubuh yang berkisar antara 34 sampai 58 cm [13-23 in] dengan lebar sayap 80 – 120 cm . Burung jantannya memiliki berat 440 – 750 gram, sedangkan betinanya mencapai 910 – 1500 gram. Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Marmaduke Tunstall pada tahun 1771 dalam bukunya: Ornithologia Britannica. Studi ‘flight physics’ secara teori terhadap burung ini, memberi hasil kecepatan maksimum 400 km/jam ketika terbang pada ‘ketinggian’ rendah [low altitude flight] dan 625 km/jam [390 mph] ketika terbang pada ‘ketinggian’ yang tinggi [high altitude flight]. Secara experimental, rekor yang pernah dicatat oleh burung ini, ketika diteliti oleh Ken Franklin pada tahun 2005, yaitu mencapai 389 km/jam [242 mph].Wow…dasyat…!!!!

2.Spine Tailed Swift
 Spine Tailed Swif || kecepatan maksimum 171 km/jamSpine-tailed swift (Hirundapus caudacutus) dapat terbang dengan kecepatan 171 km/jam (106 mph). Mengalahkan pesaingnya, burung frigate yang hanya dapat terbang dengan kecepatan 153 km/jam (95 mph). Burung ini mempunyai kaki yang sangat pendek yang mereka gunakan hanya untuk menempel di permukaan vertikal. Mereka membangun sarang di celah-celah batu karang di tebing atau lubang pohon. Mereka jarang bahkan tidak pernah berada di tanah dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di udara.Burung Swifts ini berkembang biak di bukit-bukit berbatu di Asia Tengah dan Siberia selatan. Spesies ini bermigrasi, musim dingin di selatan ke Australia.



3.Frigate Bird
 Frigate Birdkecepatan maksimum = 153 km/jam.
Burung asal kepulaun Galapagos,Equador ini memiliki ciri khas yang sangat unik.Mereka memiliki suatu pundi-pundi tenggorokan yang dapat menggembung seperti balon.Pund-pundi tenggorokan yang berwarna merah ini hanya dimiliki oleh burung jantan saja,sedangkan betina tidak memilikinya.Fungsi dari pundi-pundi tersebut untuk mencari pasangan,mereka akan menggelembungkannya selama hampir 20 menit kemudian mengibas-ibaskan kepalanya dari sisi ke sisi, menggoyangkan sayapnya, dan memanggil sang burung Frigate betina agar tertarik padanya. Seekor burung Frigate akan kawin dengan sang jantan jika memiliki gelembung balon yang besar dan unik. Selama masa kawin, sang jantan akan menaruh sayapnya dengan manis dibalik mata sang betina agar memastikan bahwa dia tidak tertarik dengan burung Frigate jantan lainnya yang memiliki gelembung balon lebih bagus.Hahaha… Ternyata burung Frigate memang licik.

4.Spur Winged Goose
 Spur Winged Goose ||kecepatan maksimum = 142 km/jam. Salah satu jenis burung dalam family Anatidae ,yang berkaitan dengan angsa dan bebek .Jenis ini hidup pada lahan basah di seluruh sub-Sahara Afrika.Ukuran Spur dewasa sekitar 75-115 cm (30-45) panjang dan berat rata-rata 4 – 6,8 kg. Mereka termasuk jenis unggas air terbesar Afrika bahkan di dunia.




5.Red Breasted Merganser 
Red Breasted Merganser || Kecepatan maksimum = 129 km/jam Jenis bebek yang sering ditemui di perairan tawar seperti danau dan sungai yang tersebar di seluruh Amerika Utara,Greenland,Eropa dan Asia .Ukuran Merganser dewasa adalah 52-58 cm dengan lebar sayap 67-82 cm.Ciri khasnya terlihat pada bulu di bagaian kepala yang membentuk gerigi,seperti anak punk.Red Breasted Mergansers dapat menyelam dan berenang di bawah air. Mereka umumnya memakan ikan , tetapi juga serangga air dan katak .


6.White-Rumped Swift
White-Rumped Swift ||kecepatan maksimum = 124 km/jam Burung ini tersebar luas hampir di seluruh Eropa bagian selatan dan Afrika.Burung ini memiliki warna putih di bagian ekornya.Sama seperti Spine-tailed swift,mereka lebih banyak menghabiskan hidupnya di udara.






7.Canvasback Duck
 Canvasback Duck || kecepatan maksimum = 116 km/jam
Mungkin dinamakan kanvas karena warna tubuh dari hewan ini berwarna putih bersih seperti kanvas.Jenis bebek ini dapat ditemui pada musim dingin di Atlantik,Amerika Selatan.Jenis bebek ini juga dapat menyelam saat mencari makanan seperti biji,tunas,larva,serangga.



8. Eider Duck 
Eider Duck || kecepatan maksimum = 113 km/jam.
Berasal dari benua Eropa.Jenis bebek yang memiliki warna anggun,hitam dan putih di sekujur tubuhnya.Bebek ini termasuk bebek terberat dan terbesar di antara bebek jenis berbeda yang berada di kawasan Eropa.Eider duck sering kali dijadikan target buruan oleh para pemburu ketika musim migrasi tiba.




9.Green Winged Teal 
Green Winged Teal || kecepatan maksimum = 109 km/jam
Green-winged Teal adalah yang terkecil dari beberapa jenis bebek lainnya. Mereka memiliki panjang 13-16 inci dan memiliki berat rata-rata sampai 1 pound atau ½ kg .Bebek jantan memiliki warna yang indah dengan kepala berwarna coklat kemerahan, kilat hijau di atas mata, dan garis vertikal putih di samping.Sedangkan betina hnay berwarna coklat kusam dan terdapat segaris hijau di sayapnya.Green-bersayap dapat terbang dengan cepat, sering kali dalam kawanan kecil atau berkelompok.

10.Mallard
 Mallard ||kecepatan maksimum = 105 km/jam.
Masih termasuk family dari bebek dan dikenal sebagai itik kalung.Ciri-ciri dari Mallard yaitu memili bulu melingkar menyerupai kalung di lehernya.Hewan ini tersebar area sub-tropis seperti Amerika utara, Eropa, Asia, Afrika, New Zealand dan Australia.

Friday, March 29, 2013

jenis jenis burung yang paling disukai


jenis jenis burung yang paling disukai||banyak sekali jenis burung di dunia ini...tapi saya akan membagi beberapa jenis burung saja yang cukup atau paling disukai karena tingkah laku nya maupun karena suaranya...nah....kita coba yuk cari tahu beberapa jnis burung yang paling disukai...
1. Common black bird
Aku tak tahu apakah burung ini ada di Indonesia. Bahasa Inggrisnya adalah “Common Black Bird” (Turdus merula). Bentuknya biasa saja, berwarna hitam dan seringnya paruhnya berwarna kuning yang berarti jantan sedang yang betina paruhnya berwarna kehitaman.
Seekor induk burung hitam ini bersarang digarasi dirumah kami dan hanya bertelur dua butir. Sayangnya hanya satu telur yang menetas. Anak burung ini berwarna abu abu dan paruhnya tidak berwarna kuning. Ha…. kemungkinan besar dia cewek! Suaranya mencicit disaat induknya menyuapi makanan.
Banyak orang yang tidak suka pada common black bird ini karena kebiasaannya mencari cacing dengan cara mencoker dan mengorek tanah di kebun. Kalau kebun dilapisi dengan mulch, maka burung ini akan menngoreknya hingga kepingan mulch itu berserakan dan berterbangan dimana mana dan kebun tak kelihatan rapi. Tadinya aku kesal juga dengan burung burung ini, namun setelah kebun kami pinggirnya dibatasi oleh papan kayu yang lebih tinggi dari permukaan tanah, tanah dan mulch tidak berserakan lagi.
Common black bird terkenal dan disukai karena nyanyiannya yang merdu dimusim berkembang biak dimusim semi. Awal musim semi ditandai dengan ramainya kicauan common black bird ini disaat subuh menjelang dan berlalunya siang hari ditandai oleh nyanyian burung burung ini disaat matahari mulai tenggelam.
Burung burung sederhana berwarna hitam ini telah menjadi penghuni kebun disekitar rumah kami. Tanah kebun menjadi gembur dan tidak padat karena kebiasaan burung ini mencoker coker permukaan tanah. Kotoran burung ini juga menjadi pupuk alami untuk tanaman kami. Nyanyiannya yang merdu yang paling kusukai. Karena sifatnya yang territorial, maka jumlah-nya pun selalu terkendali.

2. burung perkutut
perkutut yg mempunyai ekor bulunya berjumlah 15lembar,pemeliharannya akan mempunyai kewibawaan tinggi ,disegani n dihormati. perkutut yg dari matanya terlihat bercahaya maerah seperti mirah delima,pemeliharanya sangat berwibawa,disegani dan disayang. perkutut yg mempunyai kulit berwarna putih seluruhnya. Konon burung tsb juga pemeliharaan raja,baik skl dipelihara karena mendatangkan keuntungan,rejeki,selamat dan dapat mempengaruhi org banyak. perkutut yang selalu berbunyi diwaktu sore hari,pemeliharanya selalu dipermudah rejekinya,

3. Sri Lanka Frogmouth (burung bersuara mirip katak)
Hidup di kawasan India bagian Tenggara dan Sri Lanka, burung-burung ini adalah makhluk nokturnal. Dia hidup di belantara hutan tropis. Warna bulunya berbeda antara yang jantan dan betina. Betina tampak kemerahan dengan bintik-bintik putih ringan tersebar di seluruh tubuh. The males are grey and have a denser splatter of white spots. Jantannya berwarna abu-abu dan memiliki percik-percik titik putih. Burung ini disebut mulut katak karena dia juga bersuara seperti katak.


4.burung jalak suren
Burung Jalak suren diyakini mampu menjadi penjaga rumah yang handal. Burung jalak suren peka terhadap situasi sekelilingnya kemudian memberikan efek suaranya yang keras dan bervariasi sehingga jika dipelihara di rumah layaknya mempunyai anjing penjaga.
Jalak suren dalam bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Sturnus contra dan dalam bahasa Inggris disebut Asian Pied Starling atau Pied Myna.
Burung dari famili Sturnidae ini dapat ditemukan hampir di seluruh Indonesia terutama di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Selain itu burung Jalak suren tersebar juga di berbagai negara seperti Bangladesh, Bhutan, Kamboja, China, India,Laos, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Thailand.
Burung Jalak suren (Sturnus contra) berukuran sedang sekitar 24 cm. Bulunya berwarna hitam dan putih. Bagian yang berwarna putih seperti dahi, pipi, garis sayap, tunggir dan perut. Sedangkan bulu di dada, tenggorokan, dan tubuh bagian atas berwarna hitam (coklat pada remaja).
Iris mata burung jalak suren berwarna abu-abu. Kulit tanpa bulu disekitar mata berwarna jingga. Paruhnya berwarna merah dengan ujung putih. Sedangkan kaki berwarna kuning. Suaranya seperti teriakan yang ribut, sumbang dan riang.

5.burung robin 
robin bird
adalah spesies burung yang postur tubunya kecil dan bulunya mempunyai warna yang cantik. Robin termasuk burung lincah dan suka bernyanyi. Sayang, burung asal China ini mulai jarang dijumpai di pasar - pasar burung. Warna bulunya sangat menarik, yaitu hijau dan abu - abu, dengan sedikit warna merah di bagian sayap.

6.burung poksay
burung ini berasal dari dataran China,postur tubuhnya besar dan warna bulunya hitam dan abu-abu dan makanya voer, buah pisang. Suara ocehannya merdu agak besar / ngebas bisa menirukan suara kucing, ayam. Biasanya ngoceh di pagi hari.

7.CUCAK ijo
“Trayper” nama julukan Cucak Ijo yang pernah saya lombakan dalam Iven tingkat nasional di Purwahamba Indah.
Setelah lomba demi lomba masing-masing jenis burung , inilah saatnya cucak ijo dilombakan. Masuklah Maz-Bejo membawa cucak ijo saya dalam arena lomba untuk menggantangkannya. Seru memang saat itu karena iven ini diikuti dari berbagai daerah se jawa.

8.burung anis bata(punglor merah)
Anis merah (amer) atau punglor merah, tetap jadi ikon penggemar berat burung kicauan. Harganya makin selangit. Jangan heran, jika burung berwarna merah bata dengan karakter bunyi khas dan suka teler ini, jadi burung kicau mania.
Tempo dulu, ketika debut anis merah baru mengorbit, gaya teler anis merah justru disiriki. Alias dijauhi. Nilai amer, jeblok ke titik terendah jika berbunyi dengan gaya teler. Tapi sejalan dengan waktu, terjadi perubahan cukup dramatis. Kicau mania kini justru berburu amer yang jago teler.

9.burung kenari
http://dunia-hiburans.blogspot.com/search/label/tips%20jitu%20kenari
pada burung kenari, sebenarnya persoalan ini cukup bias di masyarakat. Akan tetapi, sudah sangat umum dan sepertinya sulit untuk merubah pemahaman tersebut.


10.burung murai batu
Burung Murai Batu merupakan salah satu burung berkicau cerdas terbaik (dari keluarga Turdidae) yang sangat banyak penggemarnya. Merawat burung Murai Batu sangat mudah dan menyenangkan. Jenis-jenis burung Murai Batu dan asal burung Murai batu yang banyak dikenal di Indonesia adalah Burung Murai Batu Medan, Burung Murai Batu Aceh, Burung Murai Batu Lampung, Burung Murai Batu Lahat, Burung Murai Batu Jambi dan Burung Murai Batu Kalimantan (Borneo). Suara burung Murai Batu sangat merdu dan bervariasi. Burung Murai Batu adalah salah satu burung penyanyi terbaik di dunia.


11.burung ciblek
Burung ciblek di pasaran saat ini ada dua jenis yaitu Prinia familiaris familiaris dan Prinia familiaris olivaces. Kalau masih muda akan sangat sulit membedakan keduanya, tetapi ketika sudah dewasa akan mudah sekali membedakannya apalagi ketika berkicau.
Pada jenis Prinia familiaris familiaris warna bulu lebih gelap, garis putih di sayap lebih lebar, badan lebih lebar, dan dada tampak bidang, jantannya bersuara keras, tajam dan tebal membentuk vokal ciikrak…ciikrak.. yang dikombinasi suara cicitan, penyebarannya di daerah Jawa Timur, Bali dan Jawa Barat.
Pada Prinia familiaris olivaces warna bulu tampak lebih terang atau lebih muda, garis putih di sayap lebih pendek dan agak kecil, tubuh tampak ramping, serta dada tidak terlalu bidang, bulu dada jantannya hitam yang tampak tipis atau samar, kicauannya lebih menonjolkan jeritan panjang satu nada dan tidak membentuk vokal seperti ciikrak..ciikrak..cet..cet.. oleh karena vokal suaranya tidak terbentuk maka suara kicauannya terdengar tipis dan kurang keras. Penyebarannya di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera.
Penyebaran:
Ciblek lebih banyak dijumpai di Jawa, Bali dan Sumatera.
Habitat:
Daerah sawah, kebun, ladang, pinggiran hutan dan di sekitar rumah penduduk, dari dataran rendah hingga pada ketinggian 1000 m dpl sangat mungkin dijumpai burung ciblek. Musim berkembangbiaknya tidak pasti, akan tetapi pada umumnya mereka berkembangbiak pada saat menjelang musim hujan dengan jumlah telur yang dihasilkan antara 2 sampai dengan 3 butir. Makanan alami yang paling disukai ciblek adalah serangga, seperti ulat daun, rayap, telur kupu-kupu, telur semut dan jenis serangga lainnya.
Membedakan Ciblek Jantan dengan Ciblek Betina
Ciri-ciri ciblek jantan antara lain: badan lebih besar dan ekornya lebih panjang dari yang betina, bulu dada atas dan samping kanan kiri berwarna hitam, bulu dada ke bagian perut kuning keputih-putihan, atap kepala hingga ke sayap abu-abu gelap, untuk ciblek dewasa paruh bawah berwarna hitam,bunyi suara ciikrak…ciikrak..!! Sedangkan untuk ciri-ciri ciblek betina adalah: badan lebih kecil serta ekor lebih pendek dari yang jantan, bulu dada kuning keputihan, bulu atap kepala hingga ke sayap abu-abu pucat, untuk burung dewasa paruh bawah berwarna putih, mempunyai alis berwarna putih di atas mata, serta bunyi suara cineniin…cineniin…
Daya Tarik burung Ciblek
Daya tarik burung ciblek umumnya pada suara kicauannya, meskipun senada kicauannya menarik dinikmati ketika berulang-ulang dan terus-menerus terlebih lagi apabila kicauannya pada tempo yang tinggi dalam waktu lama.
Ciri-ciri ciblek yang baik
Umumnya ciblek dikatakan baik apabila telah rajin berkicau, namun hal ini belum menjadi ukuran kalau ingin membawanya ke arena lomba, suara kicauannya dikatakan baik kalau volumenya besar, keras, tajam, cepat dan tebal, hal ini sangat tidak mungkin dperoleh pada ciblek bakalan atau baru ditangkap. Biasanya suara burung berkicau yang baik dapat ditandai dengan meliha paruhnya, paruh yang agak panjang dan tidak begitu tebal menandakan burng memiliki suara yang baik dan rajin berkicau, sementara paruh yang pendek dan tipis biasanya kicauannya jarang dan ngambang.
Perawatan ciblek dari bakalan muda hutan yang belum makan voer
Menjinakkan bakalan ciblek muda hutan dari hasil tangkapan atau membeli di pasar burung yang belum makan voer sangat mudah, beberapa langkah perawatannya adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengkondisikan ciblek tersebut pada sangkar barunya sebaiknya ciblek di masukkan sangkar yang ketiga sisinya (samping kiri kanan dan belakang) ditutup dengan koran ataupun kain, kemudian ditaruh di tempat yang sepi, selama kurang lebih 3 (tiga) hari ciblek dikasih kroto segar setiap pagi dan sore.minuman bisa dicampur dengan multivitamin/antistress untuk burung.
2. Hari selanjutnya adalah meracik campuran kroto dengan voer lembut ditambah air sedikit. 2-3 hari pertama komposisi kroto dengan voer adalah 75%:25%; 2-3 hari kemudian 50%:50%; 2-3 hari kemudian 25%:75%. Pemberian campuran kroto dengan voer ini diberikan pada pagi dan sore hari, bisa ditambah dengan 2 (dua) ekor jangkrik kecil. Kira-kira 6 – 9 hari ciblek sudah mau makan voer, dengan melihat kotorannya yang sudah berwarna seperti warna voer. Campuran kroto bisa diganti dengan ulat hongkong.
3. Setelah warna kotorannya sudah menyerupai warna voer langkah selanjutnya adalah memberikan voer kering 100% selama 1 minggu yang diselingi dengan pemberian extra fooding berupa kroto segar/ jangkrik/ ulat hongkong dengan jumlah terbatas setiap pagi dan sore, sekaligus membuka ketiga sisi sangkar yang tertutup. Hal ini dilakukan untuk membiasakan secara perlahan-lahan terhadap dunia barunya. Pada tahap ini ciblek sudah dapat makan voer secara total, namun karena burung ciblek adalah burung pemakan serangga alangkah baiknya jika ciblek diberikan selingan jangkrik/ kroto/ ulat hongkong walaupun 1 (satu) hari sekali dengan jumlah 2-3 ekor jangkrik kecil atau 3-4 ekor ulat hongkong atau ½ sendok teh kroto.
4. Untuk menjinakkan ciblek, trik selanjutnya adalah menaruh burung ciblek pada keramaian dengan menggantungkannya pada posisi yang agak tinggi kemudian setiap pekan berangsur-angsur semakin rendah, sambil dilatih pemberian extra fooding dengan tangan.
5. Setelah 3 – 4 bulan burung ciblek anda akan berkicau dengan riang.
Pemberian kroto setiap hari akan merangsang burung ciblek cepat berkicau.
Perawatan burung ciblek supaya rajin berkicau
Untuk menjadikan burung ciblek anda rajin berkicau berikut tips perawatannya:
1. Pagi jam 05.00 WIB buka krodong, kemudian digantang di luar rumah, para kicaumania sering menyebut diembun-embunkan, namun sebenarnya untuk semua jenis burung senang akan suasana pagi hari menjelang matahari terbit.
2. Jam 07.00 WIB ciblek diberikan extra fooding berupa jangkrik kecil 2-3 ekor, kroto ¼ – ½ sendok teh, ulat hongkong 2 – 4 ekor (pemberian extra fooding bisa disesuaikan dengan settingan), kemudian disemprot dengan setelan semprotan lembut.
3. Penjemuran bisa dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 09.00 WIB.
4. Setelah itu di gantang ditempat yang teduh.
5. Sore hari jam 16.00 WIB pemberian extrafooding dengan jumlah yang sama dengan pemberian extra fooding pagi harinya.
6. Sore jam 17.00 WIB burung dikrodong.

12.kacer poci jantan
Kacer (Copsychus Saularis) merupakan salah satu burung fighter dengan kicauan yang sangat merdu seperti murai batu. Baik kacer poci maupun kacer hitam, rata-rata memiliki kemampuan untuk menirukan kicauan burung lainnya. Oleh karenanya kacer poci dan kacer hitam sangat digemari di kalangan kicau mania Indonesia. Selain bagus untuk sekedar hobi, kacer dapat pula dipelihara untuk tujuan lomba, khususnya kacer putih atau dada putih. Sementara untuk kacer hitam, lebih sering kita jumpai sebagai burung kelangenan meski tidak jarang ada pemain yang membawanya ke arena lomba. Namun demikian, secara umum kacer hitam lebih memiliki nilai jual dibanding dengan kacer putih. Alhasil, banyak penangkar lebih memilih indukan kacer hitam dibanding dengan kacer poci.
Kacer Poci Atau Kacer PutihUntuk mengetahui ciri kacer poci jantan, terutama jika burung tersebut sudah menginjak usia dewasa, sebenarnya tidak terlalu sulit. Warna dari keduanya sungguh sangat mencolok. Untuk lebih jelasnya, baca perbedaan / ciri kacer poci jantan dan kacer poci betina di bawah.
- Kacer putih jantan memiliki warna bulu hitam yang mengkilap, sementara warna bulu kacer putih betina cenderung kusam dan agak keabu-abuan.
- Pada bagian dada, kacer poci jantan memiliki warna hitam yang mengkilap, sementara si betina berwarna abu-abu.
- Kicauan kacer poci jantan cukup variatif dan lebih gacor, sebaliknya kacer poci betina memiliki kicauan yang monoton seperti cucak jenggot walau tidak semua betina bertipe demikian.
- Ukuran bodi kacer dada putih jantan biasanya lebih besar, sementara si betina lebih kecil. (namun ini tidak mutlak)
- Pada saat masih trotol, bagian dada kacer poci jantan di dominasi oleh trotol hitam dan kombinasi dengan warna putih kekuningan, sementara betina kombinasi trotol dengan warna putih keabu-abuan.
Mungkin hanya itu ciri-ciri singkat untuk membedakan kacer poci jantan atau kacer putih jantan. Kalau ada salah-salah kata, mohon di maafkan karena ciri-ciri diatas hanya berdasar pada penjabaran dari penjual burung beserta ulasan dari media.
Jika anda mengetahui ciri kacer poci jantan atau ciri kacer dada putih jantan yang belum ada di postingan ini, mohon untuk rela berbagi dengan yang lain. Wassalam dan semoga bermanfaat.

13.burung Cendet
burung pentet
Burung Cendet / Burung Pentet merupakan salah satu burung predator yang memiliki suara variasi isian yang sangat baik.
Cendet termasuk burung favorit untuk para penghobi yang senang dengan burung yang bisa menirukan berbagai suara burung lain. Dulu sekitar awal 1990-an, seperti ditulis Anang Dewanto dan Maloedyyn Sitanggang di Merawat & Melatih Burung Kicauan, cendet merupakan burung yang belum banyak diminati. Bahkan harganya tidak lebih dari harga burung kutilang. Namun, dalam perkembangannya, orang mengetahui bahwa selain memiliki bentuk fisik yang indah, ternyata burung ini mempunyai suara yang menarik dan dapat memaster suara burung lainnya. Karena itu, berbondong-bondonglah orang berusaha mendapatkan burung ini dan mencari kualitas yang terbaik.
Tipe suara Cendet yang ngerol, cenderung mendominasi suara ocehan burung lainnya jika kita gantang di dalam rumah bersama-sama. Dibanding burung lain, Cendet yang bisa memiliki lagu variatif (tergantung pola pemasterannya) ini, memiliki warna suara yang merdu. Meski bisa sangat keras, tetapi tidak memekakkan telinga. Beda dengan warna suara burung-burung kicauan lainnya.

14.cucakrowo
cucak rawa
Burung cucakrowo atau cucakrawa merupakan salah satu anggota suku merbah. Merbah atau disebut juga cucak-cucakan (familia Pycnonotidae) adalah suku burung pengicau dari Afrika dan Asia tropis. Burung-burung ini kebanyakan memiliki suara yang merdu dan nyanyian yang beraneka ragam, kerap kali hutan menjadi ribut oleh suaranya terutama di pagi dan petang hari. Dalam bahasa Inggris, burung-burung ini dikenal sebagai Bulbuls.
Merbah aslinya dalam bahasa Melayu merujuk kepada beberapa jenis burung pengicau yang berbulu suram di semak belukar, termasuk pula jenis-jenis burung pelanduk, tepus, bentet dan lain-lain. Di sini, untuk kepentingan standarisasi penamaan seperti yang digunakan LIPI, merbah digunakan terbatas untuk menyebut burung-burung dari keluarga Pycnonotidae. Selain disebut merbah, burung-burung dari suku ini memiliki beberapa sebutan umum yang lain seperti cucak (Jawa); tempuruk, empuruk; tempulu', empulu', pampulu, empuloh (aneka bahasa Melayu di Sumatera dan Kalimantan); dan lain-lain.
Berukuran sedang, burung-burung ini biasanya bertubuh sedang agak ramping, leher pendek, dan ekor agak panjang. Kerap kali bermisai halus.
Sebagian spesiesnya memiliki warna-warni yang cerah: kuning, jingga, merah, pada dada, perut atau seluruh tubuhnya. Akan tetapi kebanyakan berwarna suram coklat zaitun, keabu-abuan atau kekuningan, dengan warna kuning, jingga atau merah di pantatnya. Jantan dan betina berwarna serupa.
Beberapa dengan warna hitam di kepala, jambul yang dapat digerak-gerakkan, atau janggut putih.
Merbah terutama adalah burung pemakan buah-buahan dan serangga. Di hutan, kebanyakan burung ini senang menjelajah semak belukar dan hutan yang setengah terbuka, memetik aneka buah kecil-kecil dan memburu serangga. Meski sebagian lagi lebih senang tinggal di atas pepohonan.
Sering didapati berpasangan atau berkelompok, burung-burung ini terkadang bercampur dengan jenis yang lain. Ramai bersuara nyaring saling memanggil.
Merbah membuat sarang di atas pohon atau perdu, berbentuk cawan dari rumput, tangkai daun, atau serpihan daun, bercampur dengan serat-serat yang lain. Telur 2-3 butir.
Ragam jenis merbah
Di Indonesia terdapat sekitar 27 jenis, terutama terkonsentrasi penyebarannya di Indonesia bagian barat. Hanya dua spesies yang menyebar jauh hingga ke Sulawesi Selatan, salah satunya juga didapati di Lombok. Namun keduanya diduga menyebar karena dibawa manusia (feral, burung lepasan yang kemudian berbiak).
Akan tetapi anehnya ada satu jenis anggota suku ini yang menyebar terbatas (endemik) di pulau-pulau sekitar Sulawesi dan Maluku, yakni Brinji emas (Alophoixus (Hypsipetes) affinis). Bahkan karena hidup di wilayah kepulauan yang terisolir satu sama lain selama jutaan tahun, spesies ini telah berkembang menjadi sembilan subspesies yang berbeda.
Beberapa contoh anggota suku merbah ini selain cucak rowo (Pycnonotus zeylanicus) adalah Cucak kuning (P. melanicterus), Cucak kutilang (P. aurigaster), Cucak gunung (P bimaculatus), Merbah cerukcuk (P. goiavier), Merbah belukar (P. plumosus) dan Empuloh janggut (Alophoixus bres).
Cucak rawa dikenal umum sebagai cucakrawa, cangkurawah (Sunda), dan barau-barau (Melayu). Dalam bahasa Inggris disebut Straw-headed Bulbul, mengacu pada warna kepalanya yang kuning-jerami pucat. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus zeylanicus (Gmelin, 1789).
Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 28 cm ini memiliki mahkota (sisi atas kepala) dan penutup telinga berwarna jingga- atau kuning-jerami pucat; setrip malar di sisi dagu dan garis kekang yang melintasi mata berwarna hitam. Punggung coklat zaitun bercoret-coret putih, sayap dan ekor kehijauan atau hijau coklat-zaitun. Dagu dan tenggorokan putih atau keputihan; leher dan dada abu-abu bercoret putih; perut abu-abu, dan pantat kuning. Iris mata berwarna kemerahan, paruh hitam, dan kaki coklat gelap..

15.burung manyar
“Burung manyar yg telah akil balik akan mulai membangun sarang yg terbuat dari alang-alang atau daun tebu atau daun lainnya. Benar-benar ahli dan bersenilah mereka membangun sarang yang rapi serta bercitra perlindungan yang meyakinkan” (Burung-burung Manyar; P.249)

Saturday, March 16, 2013

8 jenis burung yang telah punah

Mungkin bukan hanya anak cucu kita saja yang tidak pernah melihat kehidupan burung-burung ini di alam liar, tetapi kita juga sudah tidak pernah lihat keberadaan beberapa speccies burung yang telah punah pada jaman ini...kita hanya tau dan bisa melihat bentuknya dari ilustrasi atau bahkan dari musium...nah..dari sini kita coba membahas beberapa jens burung yang telah punah..yuk..kita sama sama cari tahu...

kita coba bahas beberapa jenis burung yang telah punah, saya punya 8 jenis burung yang telah punah ( sumber dari wikipedia ) ya siapa tau bisa bermanfaat ....

  1. Burung Dodo gambar dan sejarahnya
  2. Burung Elang Haast gambar
  3. Burung merpati penumpang gambar
  4. Burung Moa gambar
  5. Burung Moho apicalis gambar
  6. Burung Parkit Carolina gambar
  7. Burung Pelatuk Raja gambar
  8. Burung Moho Braccatus gambar
Nah smua gambar dan sejarah-sejaraah burung diatas ini diambil dari sumber wikipedia . barang kali kawan kawan mau tahu yang lainnya..silahkan kunjungi sendiri ya..ini beberapaa burung yang saya peroleh dari info ini..smoga bermanfaat...^_^

Moho braccatus

‘Ō‘ō kaua‘i (Moho braccatus)
 juga diketahui dengan nama ‘O‘o‘a‘a, adalah burung penghisap madu Hawaii yang sudah punah dan endemik di pulau Kauai. Burung ini berada di hutan subtropis di pulau Kauai sampai awal abad ke-20, populasinya mulai berkurang. Suara burung ini terakhir kali terdengar pada tahun 1987 dan dinyatakan punah. Akibat dari kepunahan burung ini adalah akibat dari datangnya tikus hitam, babi dan nyamuk yang membawa penyakit terhadap burung. Burung ini juga punah sebagai akibat dari dirusaknya habitat burung ini.
Burung ini merupakan salah satu jenis burung pemakan madu berukuran kecil dari Hawaii, tetapi bukan spesies terkecil, dan memiliki panjang 20 cm. Burung ini berwarna hitam atau coklat sangat gelap yang mengkilau dengan kaki kecil berwarna kuning. Seperti pemakan madu lainnya, burung ini memiliki paruh yang tajam untuk memakan nektar. Sumber nektar kesukaan burung ini adalah spesies Lobelia dan pohon 'ohiʻa lehua. Burung ini juga makan invertebrata kecil dan buah. Burung ini adalah pembuat sarang berupa lubang di lembah berhutan tebal di pulau Kauai. Banyak binatang yang berhubungan dengan burung ini juga punah, seperti ‘Ō‘ō Hawai‘i, ‘Ō‘ō Moloka‘i, dan ‘Ō‘ō O‘ahu. Sedikit informasi yang diketahui tentang burung ini.

sumber : wikipedia

Pelatuk raja

Pelatuk raja (Campephilus imperialis)
 adalah salah satu spesies Burung pelatuk familia Picidae. Dalam kaitan kekerabatannya yang dekat dengan Pelatuk paruh-gading, burung itu kadang-kadang juga disebut "Paruh Gading Meksiko" namun nama ini juga digunakan untuk menyebut Pelatuk paruh-pucat. Jika binatang ini tidak punah, binatang ini merupakan spesies burung pelatuk terbesar di dunia. Yang besarnya sekitar (60 cm/23 inci) dan burung yang menarik perhatian ini telah lama diketahui penduduk Meksiko asli dan disebut cuauhtotomomi di Nahuatl, uagam oleh Tepehuán, dan cumecócari oleh Tarahumara.
Burung jantan memiliki sebagian jambul berwarna merah, dan sebagian hitam, selain bagian paling utama, yang berujung putih, tambahan putih, dan pundak berwarna belang putih, tidak serupa dengan Pelatuk Paruh Gading karena tidak merata di seluruh lehernya. Burung betina tidak banyak berbeda, namun jambul seluruhnya berwarna hitam. Binatang ini pernah tersebar secara luas dan, sampai awal tahun 1950-an, jarang dijumpai di seluruh Sierra Madre Barat, Meksiko, dari barat Sonora dan Chihuahua menuju ke selatan sampai Jalisco dan Michoacan.

sumber : http://id.wikipedia.org

Parkit carolina

Parkit carolina (Conuropsis carolinensi)
 adalah stu-satunya spesies parkit yang asli berasal dari Amerika Serikat bagian timur. Binatang ini dulunya dapat ditemui di Lembah Ohio sampai Teluk Meksiko, dan tinggal di hitan tua sepanjang sungai. Parkit ini adalah satu-satunya spesies yang digolongkan ke dalam genus Conuropsis. Binatang ini dijuluki puzzi la nee ("kepala kuning") atau pot pot chee oleh penduduk Seminole dan kelinky dalam bahasa Chikasha (Snyder & Russell, 2002).

Spesimen liar terakhir dibunuh di Okeechobee County di Florida tahun 1904, dan spesies terakhir yang ditangkarkan mati di Kebun Binatang Cincinnati tahun 1918. Binatang ini merupakan spesimen jantan "Incas," yang mati sama dengan tahun pasangannya, "Lady Jane." Hal ini belum sampai tahun 1939, bagaimanapun, keristiwa ini menandai kepunahan Parkit carolina.
Pada suatu hari antara tahun 1937 dan 1955, 3 parkit yang serupa dengan spesies ini terlihat dan direkam ketika berada di Rawa Okefenokee, Georgia. Namun demikian, American Ornithologists' Union menyimpulkan setelah menganalisis film tersebut, bahwa mereka salah mengira karena yang terekam adalah Parkit biasa yang bebas, bukan Parkit carolina. Laporan tambahan mengenai penemuan spesies burung ini masih sering muncul di Kota Okeechobee sampai akhir tahun 1920an, tetapi tidak didukung oleh penelitian dan pembuktian terhadap keberadaannya.
Spesies ini merupakan jenis burung pengembara yang sangat langka di tempat-tempat tertentu yang jauh di utara hingga di Ontario Selatan. Beberapa tulang, termasuk bagian brutu ditemukan di Situs Calvert di Ontario Selatan yang berasal dari Parkit carolina. Kemungkinan sisa-sisa tersebut mengungkapkan bahwa bagian spesimen tertentu diambil dari Ontario Selatan untuk digunakan dalam upacara adat. (Godfrey 1986).

Penyebab kepunahan

Parkit carolina punah karena banyaknya ancaman terhadap spesiesnya. Untuk membuat area pertanian, area luas di hutan ditebangi, membuat habitatnya semakin terbatas. Bulu-bulunya yang beraneka warna (tubuh hijau, kepala kuning, dan warna merah di sekitar paruhnya) sering digunakan sebagai bahan dekorasi topi wanita, dan burung ini juga sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Burung-burung ini sangat mudah ditangkap, dan sedikit yang dibiakkan para pemiliknya. Akhirnya, mereka mati dalam jumlah besar karena para petani menganggap mereka sebagai hama, walau masih banyak petani yang memaklumi mereka atas penyerbuan terhadap lahan pertanian.
Faktor lain yang mendorong kepunahannya adalah kebodohan yang membuatnya selalu kembali ke lokasi dimana beberapa burung baru saja dibunuh. Hal ini mendorong lebih tinggi terjadinya penembakan oleh pemburu ketika mereka sedang mengumpulkan sekawanan burung yang mati dan terluka.
Kombinasi faktor ini mengekstirpasi spesies ini dari kebanyakan jangkauannya hingga awal tahun dari abad 20. Namun begitu, populasi terakhir tidak banyak diburu untuk makan atau bulunya, maupun diincar petani di pedesaan Florida yang menganggap mereka hama sebagai keuntungan burung itu yang menyukai lahan pertanian yang dengan jelas lebih berat dampaknya dari mereka lakukan terhadap plot kebun berskala kecil. Kepunahan terakhir dari spesies ini merupakan suatu misteri, namun penyebab yang hampir bisa dipastikan bahwa burung-burung itu kalah dengan penyakit unggas, seperti kematian mendadak spesies terakhir, sedikit, namun sehat dan memproduksi sekawanan burung-burung yang bersosial tinggi. Jika ini benar, seluruh fakta bahwa Parkit carolina akhirnya ditoleransi untuk menjelajahi di sekitar pemukiman manusia yang membuktikan pelepasannya. (Snyder & Russell, 2002).
Di Louisiana, subspesies Parkit carolina, C. c. ludovicianus, hampir sama warnanya dengan spesies utama, yang lebih hijau kebiru-biruan dan biasanya warnannya lebih lemah. Binatang ini juga punah karena sebab yang sama, hal ini diduga terjadi pada waktu-waktu awal (awal 1910-an). Appalasia menghilangkan spesies burung C. c. carolinensis dari wilayah Timur.

Sekitar 720 kulit dan 16 kerangka disimpan di musium seluruh dunia (Luther, 1996). Diperkirakan 49 spesimen telur di McKinley (1977) yang menerima 20 karena persetujuan dan 7 karena kemungkinan tepat yang diberikan spesies ini. 5 telur secara kontroversial terhubung dengan jenis ini yang dikoleksi di Florida pada 30 April , 1927 (Museum Negara Bagian Florida 87234 - 3 telur - dan 89434 - 2 telur). Ini tidak diterima secara sah McKinley (1977) berdasarkan ukuran mereka yang kecil dan penemuan awal koleksi, namun analisis molekular dapat dipastikan menentukan apakah ini merupakan telur nyata dari Parkit carolina.
Sebuah fosil parkit, Conuropsis fratercula, diuraikan berdasarkan tulang lengan atas tunggal dari Formasi Teluk Sheep zaman Miosen (kemungkinan akhir Hemingfordian, c.16 mya, yang diyakini kemudian) dari Teluk Snake, Nebraska (Wetmore, 1926). Namun demikian, ini tidak sama sekali menentukan bahwa spesies ini tepatnya diberikan untuk Conuropsis ( Olson, 1985), namun beberapa pembuat mempertimbangkan ini merupakan paleosubspesies dari Parkit carolina. Hal ini hampir disetujui salah pemberian distansi lama pada waktunya, dan kemungkinan berdasarkan pada kesalah pahaman tentang deskripsi asli tersebut. Di tempat itu, C. fratercula disebut suatu "subspesies baru" namun fratercula merupakan secara konsisten diterapkan sebagai suatu nama tingkatan spesies sepanjang publikasi, dan fosil disesuaikan dengan tepat begitu di dalam diskusi:
"Spesies saat ini menjadi perhatian ganjil karena menunjukkan burung seperti bayan yang pertama dikenal untuk dideskripsikan sebagai fosil dari Amerika Utara." (Wetmore 1926; italics added)

Parkit di Amerika Serikat

Meskipun kepunahan Parkit carolina menujukkan kehilangan atas parkit asli Amerika Utara bagian timur yang tidak dapat ditemukan lagi, dari 1960-an hingga seterusnya, spesies yang diajukan, Myiopsitta monacha, Parkit Monk, atau Bayan Quaker, mulai ditempatkan di beberapa negara bagian, seperti New York, New Jersey, Connecticut, Rhode Island, Illinois, Florida, Louisiana, dan Texas melalui ketidaksengajaan atau relasi yang disengaja. Koloni biasa kecil dari beberapa spesies bayan dan parkit lainnya sejak itu telah menempatkan diri mereka di berbagai lokasi di AS, termasuk di pusat keramaian kota Pasadena. Nuri Afrika telah menempatkan dirinya di wilayah metro Phoenix. Bayan paruh tebal Meksiko juga digunakan untuk dibawa ke Arizona sebelum populasinya turun di abad 20; yang berusaha mengajukan kembali mereka yang hingga saat ini tidak ditemui dengan beberapa kesuksesan yang sempurna.

sumber : http://id.wikipedia.org

Moho apicalis




O‘ahu ‘Ō‘ō (Moho apicalis) adalah anggota burung penghisap madu Hawaii yang telah punah yang masuk kedalam genus ‘Ō‘ō (Moho). O‘ahu ‘Ō‘ō jantan mencapai panjang 30.5 sentimeter. Panjang sayap O‘ahu ‘Ō‘ō 10.5 sampai 11.4 sentimeter. O‘ahu ‘Ō‘ō wanita lebih kecil. Habitat O‘ahu ‘Ō‘ō terletak di hutan pegunungan di O‘ahu. Ketika John Gould pertama kali mendeskripsikan O‘ahu ‘Ō‘ō tahun 1860, burung ini sudah punah selama 23 tahun. Bukti terakhir adalah koleksi tiga burung oleh penyelidik alam Ferdinand Deppe tahun 1837. Ia menemukan spesimen tersebut di bukit di belakang kota Honolulu. Setelah survey yang dipimpin oleh Robert C. L. Perkins gagal antara tahun 1880 dan 1890, burung ini dideskripsikan hampir punah. Kini terdapat tujuh spesimen di Berlin, London, New York dan Cambridge (Massachusetts). Akibat kepunahannya adalah karena datangnya nyamuk, penghancuran habitat oleh ternak dan kambing, diserang tikus dan perburuan.


sumber : http://id.wikipedia.org

Moa dan Moa Raksasa





Moa juga dipakai untuk menyebut belut.



Moa adalah burung asli Selandia Baru yang tidak dapat terbang. Mereka unik karena tidak memiliki sayap, bahkan tidak memiliki sayap kecil. Limabelas spesies pada besar yang bervariasi, dengan yang terbesar, moa raksasa (Dinornis robustus dan Dinornis novaezelandiae), mencapai tinggi sekitar 3.6 m dan berat 250 kg. Mereka adalah hewan herbivora di ekosistem hutam Selandia Baru. Daun, ranting dan buah memainkan peran penting untuk makanan mereka.
Moa diburu oleh elang Haast, elang terbesar di dunia yang juga telah punah. Kepunahan moa diakibatkan oleh perburuan dan pembersihan hutan oleh suku Māori. Semua Moa diperkirakan tewas pada tahun 1500.

 Moa Raksasa

Moa raksasa (Dinornis) adalah genus burung ratite yang sudah punah yang masuk kedalam famili moa. Spesies ini endemik terhadap Selandia Baru.
Dinornis merupakan salah satu burung terbesar yang pernah hidup. Burung ini memiliki tinggi 3 m dan berat 300 kg. Sayapnya berwarna coklat kemerahan dan seperti rambut, dan menutupi hampir seluruh tubuh kecuali bagian bawah kaki dan kebanyakan kepala. Kakinya besar dan kuat, dan burung ini memiliki leher panjang yang membuat mereka dapat mencapai tanaman tinggi.
Moa raksasa, seperti moa lainnya, dihabisi oleh koloni manusia yang memburunya untuk makanan. Semua taxa pada genus ini punah pada tahun 1500 di Selandia Baru.

Merpati Penumpang





Merpati penumpang (Ectopistes migratorius) adalah spesies merpati yang merupakan salah satu burung yang paling umum di Amerika Serikat. Diperkirakan bahwa terdapat 5 miliar merpati penumpang di Amerika Serikat ketika Eropa mengkolonisasi Amerika Utara. Mereka hidup pada kumpulan besar, dan selama migrasi, mereka dapat terlihat, membutuhkan beberapa hari untuk melewati dan membawa miliaran burung. Setelah abad ke-19, spesies ini menjadi salah satu burung yang hampir punah
Berkurangnya populasinya disebabkan oleh hilangnya habitat ketika orang Eropa mulai memasuki daerah dalam. Namun, akibat utama kepunahannya adalah ketika daging merpati dikomersialisasikan sebagai makanan murah untuk budak dan orang miskin pada abad ke-19, menyebabkan perburuan besar-besaran. "Martha" diketahui sebagai merpati penumpang terakhir di dunia yang meninggal pada tanggal 1 September 1914 di Cincinnati, Ohio.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Merpati_penumpang

Elang Haast

Elang haast (Harpagornis moorei), adalah salah elang raksasa yang sekarang telah punah dan dulunya hidup di Pulau Selatan, Selandia Baru. Binatang ini juga dikenal sebagai Elang Harpagornis yang merupakan elang terbesar yang pernah hidup. Binatang ini dipercaya oleh suku Māori dengan menyebut Pouakai; nama yang sering dipakai Hokioi (atau hakawai) yang mengacu pada angkasa yang dihiasi Berkik Selandia Baru — yang secara rinci, subspesies Pulau Selatan yang telah punah.




Deskripsi

Model pajangan di Te Papa tentang Elang haast yang sedang menyerang seekor moa dengan kuku-kukunya yang tajam.
Elang haast betina memiliki berat 10 hingga 15 kg, dan yang jantan memiliki berat 9 sampai 10 kg.Kebanyakan dari mereka memiliki rentang sayap kasar 2.6 hingga 3 m, yang pendek untuk berat burung elang (elang emas terbesar dan Elang laut Steller yang memiliki rentang sayap yang hampir sama panjangnya), namun yang membantu mereka ketika berburu di hutan lebat Selandia Baru. Elang haast kadang-kadang digambarkan sebagai evolusi dari burung yang tidak dapat terbang, namun ini tidak benar; melainkan, binatang itu memunculkan suatu kekerabatan dari gaya nenek moyangnya yang terbang meluncur dan menuju muatan sayap yang lebih tinggi dan manuverabilitas. Kaki yang kuat dan otot terbang raksasa memungkinkan burung-burung ini untuk lepas landas dengan diawali lompatan dari landasan, disamping beratnya yang menakjubkan. Ekornya hampir dipastikan panjang (lebih dari 50 cm, untuk spesimen betina) dan sangat lebar, yang meningkatkan manuverabilitas dan menyediakan tambahan berat. Total lebar mungkin lebih dari 1.4 m untuk betina, dengan tinggi berdiri sekitar 90 cm atau lebih. Elang haast memburu secara luas, burung yang tidak dapat terbang, seperti moa yang lebih dari 15 kali beratnya. Binatang ini menyerang pada kecepatan lebih dari 80 km per jam, yang sering menangkap tulang pinggul mangsanya dengan kuku-kukunya satu kaki dan membunuh dengan sebuah pukulan terhadap kepala atau leher dengan yang lainnya. Paruhnya yang besar digunakan untuk menyobak organ dalam dan mati karena kehabisan darah. Dalam ketidakmunculan predator besar lain atau Pemakan bangkai, Elang haast dapat dengan mudah memonopoli sebuah area luas untuk membunuh sejumlah setiap harinya.
Awal pendudukan manusia di Selandia Baru (Māori tiba sekitar 1,000 tahun lalu) juga memangsa dengan kasar pada burung besar yang tidak dapat terbang yang mencakup seluruh spesies moa, yang secepatnya memburu mereka menuju kepunahan. Ini menyebabkan Elang haast punah sekitar 1500 ketika sumber makanan terakhirnya berkurang. Binatang ini mungkin juga diburu manusia: secara luas, perburuan burung yang cepat yang mengkhususkan dalam memburu binatang berkaki dua besar yang dianggap sebagai ancaman oleh Māori — untuk sebuah makhluk yang dapat membunuh seekor moa yang beratnya 180 kg, manusia dewasa mungkin menganggap sebagai alternatif mangsa yang sehat.
Morfologi komparatif Elang Haast yang berkerabat dengan Elang kecil.
Sebuah catatan perjalanan, Charles Douglas, mengklaim jurnalnya bahwa dia telah bertemu dengan dua raptor berukuran besar di lembah sungai Landsborough (kemungkinan pada tahun 1870an), dan menembak dan memakan mereka.Burung-burung itu mungkin adalah sisa terakhir spesiesnya, namun hal ini tidak mungkin sebab di sana tidak memiliki mangsa yang pantas bagi populasi Elang haast untuk mempertahankan dirinya selama sekitar setengah milenium saat itu dan cerita rakyat Māori abad 19 yang tetap bertahan bahwa pouakai merupakan burung tidak terlihat dalam kenangan hidup. Masih, observasi Douglas di alam liar umumnya tepercaya; sebuah penjelasan yang lebih memungkinkan, diberikan bahwa anggapan rentang sayap tiga meter burung Douglas tidak mungkin lebih dari perkiraan kasar, yang mungkin burung-burung itu adalah Harrier Eyles. Binatang ini merupakan harrier terbesar yang diketahui (seukuran elang kecil) — dan predator paling umum — dan meskipun binatang ini juga diasumsikan telah punah saat zaman prasejarah, kebiasaan makannya yang menyendiri menjadikan binatang itu kandidat yang paling mungkin untuk makhuk yang tersisa terakhir.
Hingga kolonialisasi manusia saat ini, satu-satunya mamalia terestrial ditemukan di Selandia Baru merupakan tiga spesies kelelawar, salah satunya yang telah punah baru-baru ini. Kebebasan untuk kompetisi mamalia dan ancaman predator, burung mendominasi dan menuduki seluruh mayoritas niche di ekologi binatang Selandia Baru. Moa were grazers — secara fungsional serupa dengan rusa atau domba di bidang lain — dan pemburu Elang haast, mengisi niche yang sama sebagai predator mamalia niche tinggi seperti Harimau atau beruang coklat.
Analisis DNA telah menunjukkan bahwa raptor ini paling berhubungan dekat dengan Elang kecil yang lebih kecil sebaik Elang Booted (keduanya baru-baru ini diklasifikasi ulang karena kesertaanya terhadap genus Aquila.) dan bukan seperti perkiraan sebelumnya, terhadap Elang ekor baji besar.Walaupun demikian, Harpagornis moorei mungkin diklasifikasi ulang sebagai Aquila moorei, konfirmasi yang terhenti. H. moorei mungkin telah menyimpang dari elang yang lebih kecil itu antara 700,000 hingga 1.8 juta tahun lalu. Peningkatan beratnya dari 10 hingga 15 kali lipat periode itu menjadikan evolusi terbesar dan tercepat tentang peningkatan berat vertebrata yang diketahui. Hal ini menjadi mungkin dalam bagian oleh kehadiran pemangsa besar dan ketidakhadiran persaingan dari predator besar lainnya.
Elang haast pertama diklasifikasikan oleh Julius von Haast, yang memberi nama Harpagornis moorei setelah George Henry Moore, pemilik Perkebunan Glenmark dimana ditemukan burung yang telah ditemukan.

sumber :  http://id.wikipedia.org