Showing posts with label Cucak Ijo. Show all posts
Showing posts with label Cucak Ijo. Show all posts

Monday, November 17, 2014

Cara Agar Cucak Ijo Jinak dan Tidak Takut Manusia

Hampir semua burung cucak ijo yang ada di pasaran saat ini adalah burung hasil tangkapan hutan, sehingga burung-burung yang kita beli dipasar adalah burung liar yang sangat takut manusia. Bila burung ini di dekati ada yang cuma terbang ke pojok sangkar, ada juga yang mencoba keluar dari sangkar dengan menerjang jeruji sangkar dan tidak peduli pangkal paruhnya rusak atau berdarah. Kenyataan liarnya burung cucak ijo yang baru dibeli dari pasar membuat kita berusaha untuk menjinakkannya, bagaimana caranya?

Penjinakkan Cucak Ijo
Agar Burung Cucak ijo jadi jinak dan tidak takut dengan manusia adalah dengan pendekatan persuasif, yaitu dengan melakukan tindakan yang positif sehingga burung merasa nyaman bersama manusia. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk prosesnya :

  • Waktu baru sampai dirumah, burung yang baru kita beli tadi sebaiknya digantung diteras yang dekat dengan lalu lalang orang, hal ini bertujuan agar burung terbiasa dengan segala aktivitas manusia yang ternyata familiar dengan burung.
  • Setelah 3 hari dirumah burung dimandikan di pagi hari, jangan buru buru diberi makan, biarkan burung mengeringkan badan dengan sangkar tetap ditaruh ditanah, setelah bulu mengering barulah diberi jangkrik dengan tangan, bila tidak mau anda bisa menggunakan alat bantu lidi. Kemudian burung digantung kembali di teras.
  • Di malam hari burung untuk sementara tidak usah dikerodong, gantung diruang tengah yang ada aktivitas manusia, agar burung terbiasa bergaul dengan aktivitas manusia.
  • Setiap hari sebaiknya burung dimandikan, dijemur seperti diatas, diberi makan pakai tangan atau lidi. Selain itu burung juga diajak jalan ke pinggir jalan agar terbiasa dengan kendaraan yang lalu lalang, lihat orang bawa payung dan pedagang keliling.
  • Terapi Lapar, untuk mempercepat penjinakkan, tips lainnya adalah dengan terapi lapar, berikan buah pisang dengan jumlah yang terbatas, misalnya setengah potong saja. Setelah sore habis, biarkan saja. anda cukup memberi jangkrik 3 ekor dengan tangan atau lidi. Esok harinya baru diberi pisang lagi dengan porsi yang sama.


Itulah beberapa upaya yang patut dicoba untuk menjinakkan burung cucak ijo, dengan jinaknya burung cucak ijo maka hal itu bisa memicu burung untuk memiliki mental yang kuat dan mau berkicau dimana pun tempat. Lihat Cara Meningkatkan Mental Burung.

Thursday, November 13, 2014

Cara Menaikkan Mental dan Kicauan Burung Cucak Ijo

Cucak ijo gacor dirumah tapi begitu dibawa ke lapangan cuma tolah-toleh, nggak bersuara sama sekali. itulah pengalamanku. Saya yakin ijo mania lainnya juga pernah mengalami hal yang semcama itu, ada lagi yang bertingkah melet-melet sambil bertengger di pinggir sangkar. Menjengkelkan sekali bukan?


Perlu di ketahui bahwa untuk mau berkicau di lapangan, berkicau dimana pun tempat, burung cucak ijo harus benar-benar siap secara mental maupun stamina. Burung cucak ijo bukanlah burung petarung yang akan berkicau bila melihat burung ijo lainnya, adapun berkicaunya burung cucak ijo karena burung ini telah mencapai masa brahi yang stabil dan stamina yang prima. Bila burung telah mau berkicau dengan suara yang keras dan menirukan aneka suara burung lainnya di rumah, berarti secara stamina dan birahinya sudah siap. Namun belum tentu siap untuk di lombakan.

Agar burung cucak ijo yang sudah gacor dirumah juga mau berkicau (main) dilapangan maka perlu latihan secara rutin dan membiasakan burung untuk dibawa jalan-jalan ketempat-tempat umum, pingir jalan, dilapangan dan di tempat keramaian.

Kesimpulan Cara Menaikkan Mental burung cucak ijo :
  1. Burung dirawat dengan setelan harian yang mantaps dan pas, sampai burung mau berkicau, gacor dan ngentrok. ini menandakan burung telah siap secara birahi.
  2. Sering-seringlah burung di taruh dibawah (diatas permukaan tanah), digantung dipinggir jalan yang kerap dilalui orang, gantung di sekitar lokasi lomba, burung dibawa dengan kendaraan keliliing kampung untuk melatih mental burung. Bila burung telah mau berkicau dimanaa pun tempat berarti burung telah memiliki  mental yang kuat.

Itulah cara menaikkan mental dan kicauan burung cucak ijo, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian, karena akhir-akhir ini banyak sekali ijo mania yang suka membawa burung kesayangannya ke tempat lomba untuk mengetahui kualitasnya.


Monday, November 10, 2014

Cara Memilih Cucak Ijo Jantan Muda Leher Kuning dan Trotol

Burung Cucak Ijo muda memanglah sangat terjangkau harganya, sehingga burung ini banyak penggemarnya dan banyak yang ingin memilikinya karena pasar Cucak Ijo di Jawa Timur sangatlah bagus. Dalam memilih burung cucak ijo jantan yang masih kuningan atau trotol memang bukanlah perkara mudah, karena di usia yang masih muda itu, burung jantan dan betina memiliki  kemiripan yang sangat kental sekitar 99 persen sama. kalau pun ada bedanya hanya bisa ditentukan oleh mereka yang telah bergelut dengan burung cucak ijo dalam waktu yang lama.

dibandingkan Cucak Ijo Dewasa dengan Cucak Ijo Trotol harganya memang jauh, sehingga mereka yang menyukai burung ini berani kolas dengan memilih yang masih topeng kuning, padahal sudah sangat banyak para ijo mania yang merasa tertipu oleh pedagang.

Meskipun dengan iming-iming jaminan/garansi kalau menurut saya, hal itu tidaklah cukup karena burung cucak ijo muda memiliki penampilan yang hampir sama antara yang jantan maupun yang betina.

Menurut Pakar, Cucak Ijo jantan memiliki ciri - ciri :
  • Kuning didagunya lebih terang, bila disingkap akan tampak noktah hitam dipangkal bulu.
  • Lingkar mata berwarna kuning yang sangat jelas.
  • Paruh berwarna hitam legam. sedangkan yang betina berwarna agak abu-abu.

Namun ciri-ciri diatas bukanlah jaminan, hal ini terbukti banyaknya pecinta burung cucak ijo yang kecewa dengan hasil pemilihannya, padahal mereka telah banyak membaca litelatur maupun artikel dari blog cucak ijo. Lalu bagaimana?

Perlu diketahui bila burung cucak ijo yang memiliki variasi lagu yang bagus adalah cucak ijo yang memiliki topeng hitam di bagian dagunya, dimana burung ini disebut sebagai burung berkelamin jantan. Sedangkan yang berdagu kuning keputihan kicauannya kurang begitu bervariasi sehingga banyak kicau mania yang tidak menghendaki kecuali untuk tujuan ternak.

Bila anda ingin memiliki Cucak Ijo yang gacornya bagus, isiannya banyak dan cepat menirukan kicauan burung disekitarnya maka pilih dan belilah cucak ijo yang sudah memiliki topeng hitam dengan harga yang sedikit lebih mahal, namun anda dijamin tidak bakalan kecewa.

Coba saja anda bayangkan, bila anda sama-sama membeli dan memiliki buurung cucak ijo bakalan yang kuning dan anda  harus menunggu burungnya berkicau hingga berbulan-bulan lamanya. dan akhirnya burung tidak juga jadi nopeng hitam, tentu saja anda akan kecewa dan rugi bila dihitung dari segi ekonomi maupun waktu.

Sama-sama memelihara, cara yang paling tepat memilih cucak ijo jantan adalah yang sudah nopeng atau sudah trotol hitam di dagunya, untuk yang trotol hitam, saya pun lebih yakin bila burung tersebut kelak akan berubah menjadi hitam, karena warna hitamnya sudah tampak meskipun tidak di singkap bulunya. 

Mulai sekarang, tinggalkanlah kebiasaan memilih burung murah dengan dagu kuning yang status kelaminnya belum jelas, karena hal itu akan membuat sakit hati dan melelahkan.

Salam ijo mania...

Wednesday, August 27, 2014

Solusi Mengatasi Cucak Ijo Melet

Prilaku Melet (mengeluarkan lidah) kerap ditunjukkan oleh burung Cucak Ijo bila kondisinya sedang tidak stabil, sehingga ocehannya pun berkurang, apalagi saat dilombakan tentu saja menjadi tidak menarik karena burung jadi tidak berkicau dan hanya melet-melet. Kondisi semacam ini sering dikeluhkan oleh Ijo Mania, untuk itulah pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi catatan tentang hal tersebut berdasarkan penelusuran saya secara  up to date.





Solusi untuk mengatasi Cucak Ijo Melet sebenarnya mudah, semua berdasarkan pengalaman karena pengalaman itu diperoleh berdasarkan kebiasaan, kemudian kebiasaan itu ditularkan kepada hobies pemula. Semoga catatan Kissawa berikut ini bisa mengatasi Cucak Ijo yang suka melet saat lomba maupun saat digantang dirumah, sehingga burung jadi jarang berkicau.


Solusi Mengatasi Cucak Ijo Melet

Salah satu perilaku yang sering ditunjukkan cucak hijau adalah lidahnya dikeluarkan atau melet. Hal ini biasanya karena burung kurang rutin dimandikan. Solusinya?

“Kalau lidah sudah keluar, usahakan penjemuran dihentikan, dan burung rutin dimandikan pada sore hari,” kata Om Slamet.

Itulah kutipan saya untuk memberi solusi atas prilaku Burung Cucak Ijo yang suka melet berdasarkan apa yang disampaikan oleh om slamet sebagai master Cucak ijo yang telah berhasil memoles burung anakan hingga menjadi burung jawara.

Harga Bakalan Cucak Ijo Bulan September 2014 di Surabaya

Burung Cucak Hijau (ijo) merupakan burung yang termasuk kedalam 4 Jenis Burung Terfavorite di Kelas Lomba. Dengan status yang disandangnya itu sehingga Harga Bakalan Burung Cucak Ijo dari waktu ke waktu mengalami pergerakan ke atas (kurva). Itu baru harga bakalan, apalagi burung yang sudah rajin berkicau atau gacor, tentu saja memiliki harga yang lebih mahal. Apalagi burung cucak ijo yang sudah juara dikelas lomba sudah pasti bakal lebih mahal  lagi. Kali ini Kissawa ingin berbagi informasi tentang Harga Bakalan Cucak ijo di Surabaya untuk bulan September 2014 berdasarkan update data di PB Kupang, Pengepul Cucak Ijo di akhir Agustus 2014.

Bakalan Cucak Ijo


Harga Bakalan Cucak Ijo Terbaru :

Cucak ijo Bakalan Nopeng  : Rp. 590.000,-
Cucak Ijo Bakalan Trotol : Rp. 600.000,-
Cucak ijo nopeng dan bunyi : > Rp. 700.000,-

Cucak ijo gacor berani tarung : > Rp. 900.000,-

Cucak ijo gacor dan pernah juara : > Rp. 2.000.000,-

Segudang prestasi kemewahan Cucak Hijau sehingga burung ini banyak penggemarnya, Harga-harga yang kami sampaikan diatas bukanlah harga yang sebenarnya, bisa jadi harga tersebut berbeda dengan di tempat anda, karena tingkat kesukaan seseorang mempengaruhi harga tersebut.

Itulah yang dapat saya sampaikan untuk update Harga burung cucak ijo terbaru dibulan ini, semoga bisa menjadi bahan referensi yang bermanfaat. Untuk tips merawat burung cucak ijo maupun burung berkicau lainnya temukan hanya di Kicau Mania Kissawa


Friday, August 8, 2014

Merawat Cucak Hijau Mabung atau Nyulam

Perawatan untuk burung Cucak Hijau (ijo) yang sedang nyulam atau mabung pada umumnya hampir sama dengan perawatan burung berkicau lainnya. Namun istilah mabung sangat jarang digunakan pada burung Cucak Hijau karena burung ini jarang yang merontokkan bulu secara bersamaan, adapun istilah yang sering digunakan oleh Ijo Mania adalah Nyulam. Pada dasarnya sama saja, yaitu proses pergantian bulu tua dengan bulu baru yang lebih bagus, hanya saja burung cucak ijo akan merontokkan bulu-bulunya satu per satu sambil menunggu bulu lainnya yang telah rontok tumbuh lagi, sehingga masa mabung burung cucak hijau akan berlangsung lebih lama.

Cucak Ijo Sedang Nyulam
Burung yang sedang mabung membutuhkan lebih banyak nutrisi dalam bentuk vitamin maupun mineral sehingga burung yang sedang mabung sebaiknya lebih banyak diberi Extra Fooding agar burung bisa melalui masa mabung dengan baik dan menghasilkan bulu-bulu yang halus dan kuat.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Lebih dari itu Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur. Untuk itulah masa mabung burung cucak ijo membutuhkan perhatian yang cukup serius juga.

Hal-hal yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin. adapun usaha dalam merawat burung mabung adalah dengan meningkatkan jumlah pemberian eF seperti Jangkrik, Uh atau kroto dalam jumlah yang pas.Bila dalam harian burung hanya diberi jangkrik 3 p/s maka saat mabung dapat diberi 5 p/s. kroto biasanya diberi seminggu 2 kali, maka saat mabung dapat diberi kroto setiap hari 1 kali. Sedangkan UH cukup diberi 3 ekor setiap hari, karena kelebihan memberi UH juga kurang baik untuk kedepannya.

Lakukan Pemasteran Selama Mabung
Diyakini oleh banyak kicau mania, bila saat mabung adalah saat yang paling tepat mengisi kicauan burung yaitu dengan metode pemasteran. selama masa mabung sebaiknya di kerodong dan diberi makanan yang cukup, sehingga burung yang sedang diam akan lebih cepat merekam apa yang didengarnya. Pemasteran dapat dilakukan dengan menempelkan burung dengan burung asli, atau menggunakan mp3 audio.

Secara umum itulah perawatan cucak ijo yang sedang mabung, semoga bermanfaat, dan anda bisa menganalisa dan menambahi apa yang kurang dari setelan diatas. terima kasih.

Tuesday, August 5, 2014

Kicauan Burung Cucak Ijo Gacor dan Njambul

Burung Cucak Ijo termasuk burung yang mudah dipelihara dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, maka tak heran bila kita juga kerap menjumpai burung cucak ijo yang jinak dan gacor meskipun dikasari dengan memukuli sangkarnya menggunakan kerodong atau topi. Sayangnya tidak semua Ijo Mania yang menyukai burung jinak, kecuali hanya untuk gacoan dirumah sebagai sarana kelanggenan dengan nuansa alam yang sejuk dan alami disertai nyanyian burung yang aduhai. Padahal untuk menjinakkan burung liar juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar, apalagi untuk membuat burung ini gacor tentu saja membutuhkan serangkaian tindakan agar burung mencapai titik yang kita inginkan.

Cucak ijo gaya ngentrok
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar burung Cucak Hijau menjadi burung yang rajin berkicau atau gacor bahkan ngentrok yang disebut juga njambul :

Setelan Harian Cucak Ijo
Sifat dan Karakter Cucak Ijo

Dengan metode atau teknik perawatan yang tepat maka burung cucak ijo yang gacor pun bisa diciptakan dengan mudah, berikut ini adalah salah satu contoh kicauan burung cucak ijo yang sudah gacor dan njambul karena tlah dirawat dengan intensif oleh pemiliknya :


video diatas hanyalah sebagai burung cucak hijau yang gacor dan ngentrok, karena saya yakin burung cucak ijo yang lain ada yang lebih gacor dan juara diberbagai event. Perlu diketahui bila burung cucak ijo adalah salah satu burung Favorite dalam suatu lomba burung, apalagi Harga Bakalan Cucak ijo pun termasuk burung yang mahal.

Temukan berbagai artikel menarik cara merawat dan ternak burung berkicau hanya di Kissawa

Wednesday, June 25, 2014

Bodi Cucak Ijo Yang Bagus

Cucak Ijo termasuk burung yang mudah untuk dipelihara, karena meskipun hanya diberi makan pisang setiap  hari, burung ini akan berkicau sesuai kemampuannya. Bila hanya untuk kicauan dirumah rasanya burung yang rajin berkicau cucak ijo adalah pilihan yang tepat, namun bila burung akan dipakai untuk lomba sebaiknya memelihara dari bakalan yang sudah bagus, sebagaimana tulisan Kissawa terdahulu tentang Cara Memilih Bakalan Cucak Ijo Yang Bagus.

Dengan ciri-ciri seperti tersebut dan anda memiliki pengetahuan tentang Bodi Cucak Ijo yang bagus maka lengkap sudah teori cara memilih CI yang baik. bila burung cendet anda memilih yang berbodi kurus, leher jenjang dan kaki yang panjang, maka untuk burung Cucak Ijo berbeda. pilihlah burung yang memiliki bodi bongkok seperti bodi udang.

Cucak ijo bodi udang
Menurut pakar cucak ijo kepada kissawa, burung yang berbodi udang akan memiliki sifat ngentrok saat berkicau, memiliki mental yang bagus dan akan menunjukkan seluruh kemampuannya dalam berkicau, ngentrok yaitu mengeluarkan volume semaksimal mungkin dan akan menampilkan jambulnya ketika berkicau. 

Bila sudah memiliki dasar bodi yang baik, maka selanjutnya tergantung dari pola perawatan sehingga burung cucak ijo akan menjadi burung idaman baik untuk kicauan dirumah maupun untuk burung lomba. 

Demikian dari saya, semoga catatan singkat ini bermanfaat, lihatlah pada gambar tentang Bodi Udang untuk Cucak Ijo yang bagus.

Monday, June 23, 2014

Cara Memilih Cucak ijo Yang Bagus

Cucak ijo adalah salah satu burung yang kerap dimasukkan sebagai burung kelas utama diberbagai kelas lomba dengan berbagai alasan. Burung yag baik adalah burung yang bisa bernyanyi atau berkicau dengan sangat baik, memiliki materi isian yang lengkap besetan dan tembakan. Burung yang baik bisa diketahui dan bisa diduga dari awal, untuk itu pilih burung dengan hati hati ketika membeli.

Cucak Ijo Jantan
Burung yang berkelamin jantan adalah burung cucak ijo yang memiliki kicauan sangat bervariasi, dimana variasi lagu itu juga sangat bergantung pada isian, dimana isian burung ucak ijo sangat tergantung pada pemasteran. Pemasteran yang tepat akan lebih memudahkan burung dalam menirukan apa yang diajarkan. Untuk itu pilihlah burung yang bagus sejak awal, agar lebih  mudah dalam perawatan dan pemasteran.
 
Inilah cara memilih cucak ijo yang bagus :
  • Berparuh tebal, panjang, lurus, hitam dan proorsional
  • Sayap yang saling mengapit diatas punggung
  • Mata yang bening dan tajam
  • Leher jenjang
  • Ekor yang lengkap
  • Kaki yang kuat
  • Jari-jari lengkap dan mencengkeram kuat
  • Nafsu makan tinggi
  • Model bodi udang atau setengah bungkuk yang dperkirakan punya kebiasaan ngentrok
  • Sering atau sesekali njambul
  • Pilih yang telah bertopeng hitam untuk menjamin bahwa burung berkelamin jantan
Itulah yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat bagi anda pemula dalam hobi burung cucak ijo. Temukan artikel burung berkicau lainnya hanya di Kissawa

Friday, May 30, 2014

Masteran Favorite Untuk Burung Cucak Ijo

Bagi yang sudah mendalami cucak hijau dalam waktu lama tentu saja telah memahami karakter cucak ijo yang memiliki sifat mudah lupa namun burung yang cerdas dan cepat merekam suara yang sering di dengarnya. Ada sahabat cucak ijo yang menyebut burung cucak ijo adalah burung yang pintar tapi sayangnya adalah burung yang pikun. Agar bisa menirukan aneka jenis suara burung lainnya maka burung cucak Ijo harus sering dan selalu dimaster tiap hari.



Cara Memaster  yang tepat, memilih karakter suara yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan kicauan burung Cucak hijau yang baik dan handal ketika dilombakan. Bila anda memaster burung namun burung tersebut tidak juga mau menirukan, sangat mungkin suara yang di dengarnya tidak sesuai dengan karakter suara yang dimiliki si burung.

Berdasarkan pantauan saya, Masteran Favorite untuk burung Cucak Hijau adalah :

  • Suara Besetan : Cucak Jenggot, Kpas Tembakaa
  • Suara Tembakan : Lovebird atau cililin
  • Suara Rool : Kenari atau Blackthroat

Dengan demikian maka masteran yang tepat untuk burung Cucak Hijau adalah : Lovebird, Cucak Jenggot, Kenari, Manyar maupun Blackthroat.

Bila burung cucak hihau anda memiliki materi lagu seperti diatas, mampu bernyanyi dengan baik, fasih dan dengan volume yang keras maka bukan tidak mungkin burung anda akan menjadi burung yang juara.

Tuesday, April 22, 2014

Solusi atau Cara Merawat Cucak Ijo Macet

Suatu ketika seorang rekan bertanya disini tentang cara merawat Cucak Ijo-nya yang macet karena burung kalah saat dilombakan kemudian sangkarnya jatuh saat mau digantungkan. dalam hati berkata malang nian nasib si burung, akhirnya dalam seminggu burung  menjadi stress, hanya diam dan tak berkicau alias macet bunyi. Kemudian datanglah sahabat cucak ijo mania lainnya di lapangan Kissawa dan memberikan tips biar burungnya lekas pulih dan kembali rajin berkicau.



Penyebab burung macet telah diketahui, adapun cara merawatnya adalah dengan cara burung di asingkan, untuk sementara waktu burung jangan diperlihatkan burung lain apalagi burung sejenis. ini merupakan terapi agar stamina burung kembali pulih, kepercayaan diri burung juga pulih, selain itu burung juga perlu dirawat sebagai berikut :
  • Burung setiap pagi di embunkan, yaitu burung dikeluarkan dari rumah di tempatkan ditempat terbuka sejak pukul 5 pagi sampai matahari terbit.
  • Kemudian pukul 8 pagi burung kembali dimasukkan rumah tanpa dikerodong
  • Berikan jangkrik 5 pagi dan 5 sore.
  • Kroto dapat diberikan dua hari sekali
  • Siang hari burung jangan dikerodong, kerodong hanya dilakukan pada waktu malam hari
  • Dekatkan burung dengan aquarium atau suara gemericik air lainnya, agar burung merasa nyaman seakan burung berada di alamnya. Suara gemericik air terbukti sangat baik memberikan terapi dan burung menjadi lebih rajin berkicau, terapi ini juga berlaku untuk burung Murai, Teledekan dan Kacer.
  • Malam hari atau sebelum menjelang magrib burung sebaiknya di kerodong agat burung punya waktu istirahat yang cukup, sambil diterapi suara air dan terapi suara jangkrik.

Itulah solusi atau Cara Merawat Cucak Ijo Macet agar cepat berkicau dan gacor seperti sedia kala bahkan lebih baik dari sebelumnya. Pemasteran dapat kembali dilakukan setelah burung mulai berkicau, teknik pemasteran yang tepat menjadikan burung mampu merekam dengan baik sehingga kicauannya menjadi lebih variatif.

Pakan/Makanan Cucak Ijo Biar Rajin Bunyi atau Gacor

Perlu dipahami bila Burung Cucak ijo (hijau) merupakan burung pemakan buah dan serangga, makanan utama dan yang paling disukai adalah buah-buahan, bila sehari saja dia tidak makan buah, burung ini akan menjadi loyo. jadi otomatis bila burung merasa lemas dan stamina menurun burung menjadi tidak mau berkicau (bernyanyi). Sudah jelas bukan? bila pakan atau makanan cucak ijo itu adalah buah-buahan dan serangga.


Buah-buahan yang diberikan secara variatif atau bergantian setiap harinya akan lebih baik untuk kesehatan burung Cucak Ijo, meskipun monoton dengan buah pisang saja burung tetap hidup, namun agar ada variasi dalam hal makanan sebaiknya burung juga diberi buah lain seperti buah Pepaya maupun apel.




Menurut pengalaman rekan-rekan pecinta burung cucak ijo di Km Kissawa, alangkah lebih baik bila burung cucak ijo tidak diberi Voer, dengan alasan Voer hanya akan membuat burung menjadi serak kicauannya, apalagi untuk perawat yang malas dan membiarkan Voer berhari-hari sampai jamuran di wadahnya. Kesalahan para kicau mania itu adalah membiarkan cucak ijo atau burung apa pun memakan voer yang ditaruh sudah lebih dari 2 hari. Padahal, seharusnya voer itu diganti setiap hari atau paling tidak dua hari sekali.

Bila anda memutuskan burung cucak ijo tidak diberi Voer maka pemberian pisang harus dilakukan setiap hari, adapun pisang yang diberikan adalah pisang segar makanya burung menjadi lebih sehat, karena mengkonsumsi makanan yang sehat dan segar setiap harinya. Repotnya bila anda bepergian selama berhari-hari ketersediaan pakannya gimana? 

Suatu ketika anda harus keluar kota atau mudik lebaran, agar burung tetap bisa makan pisang setiap harinya, berikan buah pisang 1 biji yang dikupas separo - ini untuk dimakan 1 atau dua hari. Kemudian untuk hari berikutnya berikan pisang yang tidak dikupas dengan kondisi setengah matang, cukup digantungkan di sangkar. Pisang setengah matang ini dapat diberikan 2-3 buah, setelah 2 atau 3 hari pisang akan matang dan burung akan mengupas sendiri pisang tersebut.

Namun jangan lupa, air minum harus tersedia dalam jumlah yang cukup, paling tidak berikan 2 cup air minum terisi penuh, kemudian burung dikerodong.

Makanan lain cucak ijo agar rajin bunyi adalah serangga, bila anda memelihara dari bakalan muda hutan alangkah lebih baik bila burung hanya diberi pisang dan 2 ekor jangkrik setiap harinya, agar burung terbiasa dengan porsi yang anda tentukan, dalam waktu tertentu burung akan menjadi lebih rajin berkicau karena anda konsisten memberi pakan yang sama setiap harinya.

Lain halnya bila anda merawat burung untuk lomba, selain memberi variasi makanan buah, pertimbangkan pula untuk memberi pakan serangga sebagai makanan ekstranya dalam jumlah dan takaran yang bisa anda tentukan sendiri. adapun serangga yang bisa anda berikan adalah : Jangkrik, Ulat Hongkong, Kroto dan Ulat Bumbung.

Itulah jenis makanan favorite untuk membuat burung Cucak Hijau (ijo) menjadi lebih rajin berkicau atau gacor. Dengan makanan yang cukup dan sehat burung dijamin akan lebih cepat prima, stamina terjaga, pencernaan sehat, pita suara menjadi jernih sehingga burung akan rajin berkicau baik dirumah maupun untuk kontes.

Salam Cucak Ijo Mania by Kissawa

Saturday, April 19, 2014

Cara Agar Burung Cucak Hijau Bakalan Cepat Bunyi

Burung Bakalan adalah burung yang baru saja dibeli dipasar dengan usia yang masih sangat muda atau burung yang sudah nampak warna hitamnya. Banyak hobies pemula yang berharap lekas mendapatkan burung Cucak Hijau bakalan yang cepat berbunyi setelah dirumah. Sebenarnya untuk membuat burung lekas bunyi itu sangatlah mudah karena burung cucak hijau termasuk burung yang mudah jinak dan mudah bunyi.



Menurut pengalaman Cak Nyoto, untuk membuat burung cucak hijau bakalan cepat bunyi cukup mudah, yang penting burung sudah tampak mulai jinak. Kira-kira inilah model perawatan yang diterapkan agar burung cepat bunyi :

  • Setelah seminggu dalam perawatan, burung cucak hijau muda sudah boleh dimandikan, kemudian diberi pisang segar dan jangkrik 2 ekor.
  • Masa seminggu adalah masa yang kritis, bila burung mampu melewati masa ini maka burung sudah dianggap siap hidup di dalam sangkar.
  • Setelah dimandikan dengan cara disemprot atau diajari di keramba, selanjutnya burung dijemur hingga pukul 10 pagi (maksimal).
  • Kemudian burung digantung di tempat yang teduh.
  • Saat dijemur dan saat digantung ditempat yang teduh itulah biasanya burung akan mulai berkicau.
  • Siang hari tak perlu dikerodong, namun ada baiknya terus diperdengarkan suara masteran seperti suara burung Lovebird, kenari dan prenjak.
  • Sore hari sekitar pukul 4, burung kembali diberi jangkrik 2 ekor, kemudian burung dikerodong dan dimasukkan rumah.
  • Malam hari sampai pagi hari burung di masteri dengan suara-suara yang sesuai seperti suara Cucak Jenggot, Kapas Tembak, Lovebird, Prenjak, Kenari dll.
  • Pagi hari burung dikeluarkan sekitar pukul 7.00 WIB, karena burung Cucak Hijau termasuk burung yang suka tidur atau burung pemalas, Sore pun demikian, jam 5 sore burung sudah mulai tidur. hal ini terkait dengan Karakter Burung Cucak Hijau

Itulah tips yang dapat saya bagikan dimalam hari ini, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan Kissawa yang baru saja membeli burung Cucak Hijau di PB Kupang.

Wednesday, April 16, 2014

Cara Merawat dan Setelan Harian Cucak Hijau

Cucak Hijau bukanlah 100 persen burung fighter maka dia akan berkicau bila kondisi di dalam tubuhnya sedang optimal, burung sudah jinak dan burung dalam kondisi sehat. Lebih dari itu tingkat brahinya juga stabil. Untuk mendapatkan segalanya dalam kondisi yang optimal dan yang kita harapkan maka perawatan adalah hal yang sangat utama atau penting. Bila perawatan kendor maka jangan heran bila burung akan ngedrop dan burung berhenti berkicau.



KM Kissawa kali ini ingin berbagi tips Cara Merawat dan Setelan Harian Cucak Hijau berdasarkan referensi dari berbagai sumber terpercaya di internet, barangkali setelan ini bisa anda terapkan dan cocok dengan Karakter Cucak Hijau anda, maka gunakanlah, bila tidak sesuai maka abaikanlah atau silahkan di modifikasi.

Perawatan dan Setelan Harian Cucak Hijau - Kissawa
  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
  • Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
    Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
Selain memperhatikan pola perawatan diatas, rasanya anda juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini karena kami menganggap hal ini juga sangat penting :
  • Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  • Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum'at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
  • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu, ini bila memungkinkan  dan burung digunakan untuk lomba.
  • Berikan Vitamin dan Mineral yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
  • Berikan buah pisang yang yang telah diolesi Madu setiap hari Sabtu.
Itulah yang dapat saya sampaikan untuk rekan rekan di Kissawa tentang Cara Merawat Cucak Hijau, semoga bermanfaat dan menjadi bahan bacaan yang menyenangkankan karena Cucak Ijo merupakan salah satu burung yang harganya lumayan mahal nilai transfernya.

Sifat dan Karakter Cucak Hijau

Ketahuilah karakternya maka akan lebih mudah anda mengendalikan atau merawatnya hal ini juga berlaku untuk burung Cucak Hijau, burung ini berbeda dengan burung lainnya, termasuk burung yang cerdas namun juga burung yang pikun. Nada apa pun akan diterima dan direkamnya bisa diterukan dengan cepat namun tak bertahan lama. Tentunya hal ini berbeda jauh dengan Karakter Burung Cendet yang semakin tua semakin banyak hal yang di ingatnya dan bisa di nyanyikannya.




Seperti pepatah yang mengatakan "Lain lubuk lain airnya, lain pula ikannya", demikian juga dengan burung Cucak Hijau yang memiliki karakter yang berbeda, baik dengan burung sejenis apalagi dengan burung yang berbeda. Untuk itulah bacalah dengan seksama sifat burung CI dibawah ini.

Sifat atau Karakter Cucak Hijau (cucak ijo)

  • Semi fighter. Burung Cucak Hijau bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya. 
  • Takut gelap. Burung Cucak Hijau tidak suka gelap dan gampang panik apabila berada pada lingkungan atau suasana yang gelap. Hindari menempatkan burung ini pada tempat yang gelap, apalagi membawanya pada malam hari. Karena akan mengakibatkan burung ini akan panik, nabrak ruji kurungan, bulunya rontok dan dapat menjadi stress. 
  • Sangat Cerdas, gampang menirukan tapi sangat gampang lupa. Dalam kondisi normal, burung ini dapat merekam suara isian yang ada disekitarnya dengan sangat cepat. Sangat mudah di master, tetapi apabila dalam kurun waktu tertentu tidak mendengar suara-suara master yang sudah ada, maka dengan gampang hilang dari memorinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung Cucak Hijau mudah jinak kepada manusia.

Sekarang kita telah memahami dan mengerti Sifat dan Karakter burung Cucak Ijo, selanjutnya tinggal anda merawatnya dengan baik, untuk makanan dan seluk beluk cucak hijau lainnya temukan disini, karena KM Kissawa senantiasa akan selalu memberikan tips perawatan burung sewaktu waktu.



Burung Cucak Hijau (Cucak Ijo)

Sekilas Tentang Cucak Hijau
Burung Cucak Hijau atau Cucak Ijo merupakan burung yang termasuk burung pemakan buah atau burung Cicak Daun Besar karena tubuhnya dominan berwarna hijau dengan nama latin Chloropsis sonnerati. Meskipun Cucak Hijau pemakan buah dan sebagian serangga namun ini bukanlah burung dalam kelompok burung merbah seperti burung Cucak Rowo atau burung Trucukan.

Pecinta burung cucak hijau dari tahun ke tahun terus meningkat sehingga breeding cucak hijau akan menjadi peluang bisnis yang terbuka dan memiliki pangsa pasar yang bagus. Sehingga tak ada salahnya bila anda memiliki sepasang cucak hijau berkualitas dan mengusahakannya untuk diternak. Usaha ini patut untuk dikembangkan agar kelestarian burung cucak hijau tidak punah dan anak cucu kita kelak masih dapat menikmatinya.

Cucak ijo jantan


Habitat Cucak Hijau
Tempat hidup cucak hijau atau cucak ijo adalah hutan lindung yang sejuk, hidup di pegunungan dan daerah yang beriklim tropis dengan musim hujan tinggi. Adapun daerah hidup yang biasa ditemukan cucak ijo adalah daerah Pulau jawa (banyuwangi, jember, Probolinggo), Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Berdasarkan habitat atau asal daerahnya Cucak Ijo dibedakan atas :
  • Cica-daun kecil (C. cyanopogon); sangat mirip cica-daun besar, hanya ukurannya lebih kecil (17 cm) dan tidak punya bercak biru di bahu.
  • Cica-daun sayap-biru (C. cochinchinensis); sayap dan ekor tersaput warna biru. 17 cm.
  • Cica-daun dahi-emas (C. aurifrons); dahi kekuningan pada yang jantan. 19 cm.
  • Cica-daun sumatra (C. venusta); paling kecil, 14 cm. Dahi dan sisi kepala biru terang (jantan), tenggorokan biru terang (betina).
Perbedaan Jantan dan betina
Cucak hijau termasuk burung dimorfik, yakni terdapat perbedaan ciri fisik yang bisa dilihat antara burung jantan dan burung betina dewasa. Untuk burung jantan, pada dagu dan tenggorokan berwarna hitam, sedangkan betina hijau.

Sementara itu untuk cucak hijau yang masih muda/trotolan sekitar umur 2-4 bulan, bentuk fisik jantan dan betina nyaris sama, bulunya pun warnanya sama hijau muda. Serta ada warna kuning, di bawah paruh sampai leher. Dan sepertinya, tidak ada ciri khusus yang membedakan antara yang jantan dan betina.

Makanan burung cucak hijau
Di habitatnya atau alam liar, burung cucak ijo adalah burung pemakan buah dan serangga, namun dalam pemeliharaan dapat diberikan makanan yang sesuai seperti dibawah ini :
  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung cucak hijau. Voer diberikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan voer yang baru setiap dua hari sekali.
Buah-buahan untuk burung sebaiknya bijinya dibuang.
  • Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah pepaya, pisang kepok putih, apel, pir, tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di samping itu, buah pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik yaitu: Jangkrik, orong-orong, kroto, ulat hongkong, ulat bambu, kelabang, belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.
Cara perawatan Cucak hijau sangatlah mudah, burung cukup diberi buah pisang setiap hari, minuman dan diberi jangkrik 2 ekor. Burung akan rajin berkicau, namun hal ini harus dibiasakan dari awal pemeliharaan. Pemandian dapat dilakukan dengan cara disemprot maupun dikeramba, namun lebih baik dikeramba agar burung merasa lebih puas, untuk penjemuran cukup 1-2 jam saja.